Breaking News:

Divonis 8 Bulan Penjara, Ini yang Meringankan dan Memberatkan Habib Rizieq Shihab

Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) divonis 8 bulan penjara

Editor: Muh Ruliansyah
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG
Mantan Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab 

TRIBUNPALU.COM - Mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) divonis 8 bulan penjara dalam kasus dugaan pelanggaran kekarantinaan kesehatan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Vonis tersebut dibacakan oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (27/5/2021).

Adapun vonis yang dijatuhi kepada HRS jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca juga: Rizieq Shihab dan 5 Petinggi FPI Divonis 8 Bulan Penjara

Baca juga: Pesta Miras di Kamar Kos, 6 Remaja di Batui Banggai Digerebek Polisi

Baca juga: Youtuber Indonesia Masih Ditahan Di Penjara Arab Saudi, Usai Ditangkap atas Dugaan Eksploitasi Anak

"Menyatakan Moh. Rizieq Shihab dan terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi telah terbukti secara sah dan meyakinkan langgar tindak pidana kekarantinaan kesehataan. Menyatakan pidana penjara masing-masing 8 bulan," ujar Hakim Ketua Suparman Nyompa.

Rizieq dianggap terbukti melanggar aturan tentang kekarantinaan kesehatan yang diatur dalam Pasal 93 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Hakim juga memaparkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan terhadap terdakwa.

Hal yang memberatkan adalah terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam upaya menanggulangi Covid-19 yang sedang menjadi pandemi.

"Hal yang meringankan, terdakwa-terdakwa memberikan keterangan secara jujur sehingga memudahkan pemeriksaan persidangan," kata Suparman.

Hal yang meringankan lain adalah terdakwa merupakan tulung punggung keluarga dan guru agama.

Hukuman ini lebih ringan dibandingkan tuntutan jaksa, yakni dua tahun penjara.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved