KKB Papua

Bongkar 4 Titik Hitam Sarang KKB Papua, Polri: Mereka Sudah Bunuh 14 Orang

Kepolisian Negara Republik Indonesia telah memetakan empat titik yang menjadi markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Istimewa
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua membakar dua unit rumah di Kabupaten Puncak, Papua. 

TRIBUNPALU.COM - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah memetakan empat titik yang menjadi markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Titik hitam atau sarang KKB Papua itu berada di empat Kabupaten, yaitu Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Mimika, Kabupaten Puncak dan Kabupaten Nduga.

Pemetaan empat wilayah yang menjadi markas KKB Papua itu disampaikan Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Gatot Eddy Pramono, Kamis (27/5/2021) malam.

"Dan telah dipetakan ada beberapa kelompok di setiap kabupaten ini," kata Gatot di tengah rapat bersama DPR RI.

Baca juga: Target Posyandu Ramah Anak di Palu, Diah Puspita Buka Pelatihan KHA

Baca juga: AC Pesawat Mati, Anggota DPRD Semprot Pramugari, Lion Air Angkat Bicara: Kami Minta Maaf

Baca juga: Cek Daftar Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta, Login di eform.bri.co.id/bpum atau banpresbpum.id

Selain mengungkap wilayah-wilayah yang menjadi markas KKB Papua, Gatot juga menjelaskan jumlah kelompok teroris yang masih aktif di Bumi Cenderawasih.

Setiap kelompok KKB tersebut dipimpin oleh seseorang yang identitasnya telah dikantongi Satgas Nemangkawi.

Fakta cukup mengejutkan, di beberapa wilayah ternyata dihuni lebih dari satu KKB.

Di wilayah Intan Jaya, KKB pimpinan Sabinus Waker, Undius Kogoya, dan Lewis Kogoya masih aktif melancarkan teror terhadap warga.

Sementara di wilayah Kabupaten Puncak, terdapat empat kelompok yang masing-masing dipimpin Goliath Tabuni, Lekagak Telenggen, Peni Murib, dan Ando Waker.

Adapun di dua wilayah lainnya hanya dihuni masing-masing satu KKB.

Baca juga: Celebes Bergerak Desak Pemerintah Tuntaskan Penyaluran Dana Stimulan

Baca juga: Detik-detik Wamen PUPR Resmikan Flyover Pantoloan Palu

Baca juga: Kapan Pendaftaran CPNS 2021 Dimulai? Dokumen Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

"Sementara untuk di Mimika dan Nduga masing-masing satu kelompok yakni di Mimika kelompok pimpinan Joni Botak dan di Nduga kelompok pimpinan Egianus Kogoya," kata Gatot.

Bunuh 14 orang

Selain mengungkap hasil pemetaan wilayah-wilayah yang menjadi markas KKB Papua, Gatot juga membeberkan jumlah korban jiwa akibat kekejaman kelompok teroris tersebut.

Dalam insiden yang terjadi sepanjang tahun 2021, Polisi mencatat 14 korban jiwa akibat serangan KKB Papua.

Salah satu di antara korban jiwa adalah Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya yang gugur pada Minggu (24/4/2021).

Tak hanya berasal dari kalangan aparat, masyarakat sipil juga menjadi korban serangan KKB Papua.

"Korban meninggal ada 14 orang, termasuk di dalamnya Kabinda, dan juga satu anggota Polri, enam anggota TNI dan enam lagi dari masyarakat sipil," kata Gatot.

Selain itu Gatot juga membeberkan jumlah korban luka dalam insiden serangan KKB Papua sepanjang tahun 2021.

Terdapat 19 orang mengalami luka-luka, dengan rincian 5 dari Polri, 13 prajurit TNI dan 1 masyarakat sipil. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved