KKB Papua

Update Situasi di Puncak Usai KKB Papua Meneror dan Rampas Makanan, Begini Nasib Warga

Berikut update situasi di Kabupaten Puncak, Papua usai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melancarkan aksi teror.

Editor: Muh Ruliansyah
handover/tribunmanado
Anggota KKB Papua 

TRIBUNPALU.COM – Berikut update situasi di Kabupaten Puncak, Papua usai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melancarkan aksi teror.

KKB Papua belum berhenti meneror warga di wilayah Kabupaten Puncak.

Tak hanya menyerang dengan senjata api, KKB Papua juga melakukan pembakaran dan pengrusakan terhadap sejumlah fasilitas umum.

Bahkan mereka tak segan-segan merampas makanan warga.

Hal tersebut dilakukan KKB Papua di tengah kondisi mereka yang kain terjepit karena operasi Satgas Nemangkawi.

Jalur pasokan logistik KKB Papua telah diputus, sehingga mereka nekat merampas makanan warga.

Baca juga: Ideologi Trans Nasional Kian Meningkat, Ini Komentar Presiden Jokowi

Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia Rabu 2 Juni 2021: Surabaya Cerah, Medan Waspada Hujan

Baca juga: Arab Saudi Tak Berikan Kuota, Jemaah Haji Indonesia 2021 Terancam Batal Berangkat?

Akibatnya, warga mengalami trauma akibat aksi teror dan perampasan yang kerap dilakukan KKB Papua.

Walaupun begitu, kini kondisi di Kabupaten Puncak berangsur membaik.

Prajurit TNI-Polri telah menguasai beberapa wilayah yang sebelumnya menjadi markas KKB Papua.

Kapolda Papua mengajak Pemerintah Kabupaten Puncak untuk penyelenggaraan program pembinaan masyarakat (binmas) noken dan penyembuhan trauma warga.

Melansir dari tribratanews.polri.go.id, hal tersebut dimaksudkan agar warga bisa beraktivitas secara normal setelah daerah itu terbebas dari gangguan KKB Papua.

"Keberadaan aparat keamanan di Kabupaten Puncak untuk melindungi warga dari gangguan KKB," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri.

Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua membakar dua unit rumah di Kabupaten Puncak, Papua.
Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Papua membakar dua unit rumah di Kabupaten Puncak, Papua. (Istimewa)

Kapolda Papua menjelaskan di wilayah yang sudah aman dari gangguan KKB Papua di Kabupaten Puncak itu, akan digelar program binmas noken dan penyembuhan trauma masyarakat agar mereka tidak merasa ketakutan lagi dan kembali beraktivitas secara normal, termasuk ke kebun.

Kapolda juga mengatakan bahwa saat ini beberapa kampung yang sebelumnya dijadikan KKB Papua sebagai markas atau basis, sudah diamankan oleh aparat keamanan yang tergabung dalam Satgas Nemangkawi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved