Selasa, 14 April 2026

Dihujani Roket Hamas hingga 20 Lokasi Terbakar, Kehancuran Israel Ternyata Sudah Diprediksi Einstein

Ilmuwan paling populer di dunia Albert Einstein ternyata telah memprediksi kehancuran Israel puluhan tahun silam.

afp
Serangan Israel ke wilayah Palestina. 

TRIBUNPALU.COM - Ilmuwan paling populer di dunia Albert Einstein ternyata telah memprediksi kehancuran Israel puluhan tahun silam.

Hubungan antara Palestina dan Israel belakangan ini semakin memanas.

Kendati gencatan senjata telah disepakati, namun api konflik antara kedua belah pihak tetap saja membara.

Adapun pihak Israel dan Palestina telah menyepakati gencatan senjata pada Jumat (21/5/2021).

Namun hanya beberapa waktu saja, Israel kembali melakukan aksi menyerang kompleks Mesjid Al-Aqsa.

Hal tersebut memancing amarah Hamas, kelompok penguasa Jalur Gaza.

Hamas pun mengeluarkan ancaman bakal menyerang Israel jika tentara Zionis masih menyerang Mesjid Al-Aqsa di tengah genjatan senjata.

Baca juga: Kapolda Papua Turun Tangan, Pemasok Senjata untuk KKB Tak akan Diberi Ampun

Baca juga: Baca Surat Al Kahfi di Hari Jumat, Simak Bacaan Lengkapnya, Bahasa Arab, Latin, dan Terjemahan

Baca juga: Italia dan Belanda Berpeluang Bentrok di Babak 16 Besar Euro 2020, Begini Skenarionya

Serangan Hamas telah menjadi momok bagi Israel sebelum genjatan senjata disepakati.

Hujan roket yang diluncurkan pasukan Hamas berhasil menembus sistem keamanan Iron Dome milik Israel.

Tak hanya itu, Hamas juga menyerang Israel melalui balon udara pembakar, Selasa (15/6/2021).

Akibatnya, sebanyak 20 titik di wilayah Israel terbakar karena serangan Hamas.

Ternyata ilmuwan terkanal yakni ALbert Einstein sudah memprediksi soal hancurnya negara Israel.

Prediksi tersebut ia gambarkan lewat sebuah tulisan. Israel dikatannya jatuh dan semua proyek zionisnya akan hancur berantakan.

Seperti diketahui, saat ini Israel masih saja terlibat perang dengan Hamas di Jalur Gaza.

Kondisi tersebut telah menyebabkan banyak sekali korban dari kedua belah pihak, Rakyat Palestina yang paling sengsara karena merekalah yang harus menerima kenyataan warganya banyak yang tewas.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved