Duduk Perkara Atta Halilintar Ditagih 40 Ribu Euro, Bermula dari Pinjaman Orang Tua Atta Tahun 1997
Kronologi lengkap orang tua Atta Halilintar dituduh melakukan penggelapan uang dengan nilai sekitar 40 ribu euro.
Umi Afif sebagai investor, diiming-imingi keuntungan berlimpah dari transaksi tersebut.
"Ada janji-janji yang dijanjikan ibu Gen pada Umi Afif, jadi Umi Afif secara rela menyerahkan ke Ibu Gen Halilintar," terang Savas.
Lantaran tak segera mendapat respons yang diinginkan, Umi Afif pun mengunggah ceritanya di media sosial hingga kemudian diketahui oleh Savas.
Berniat membantu ibu angkatnya, Savas pun membuat konten untuk menarik perhatian Atta sebagai anak sulung Gen Halilintar.
Ia menagih utang tersebut pada Atta agar diteruskan kepada keluarganya.
"Saya sebagai mediator, dan saya selalu spill Bang Atta Halilintar untuk ketemu, biar bisa ngobrol bareng permasalahanya apa," tutur Savas.
"Mungkin Bang Atta enggak tahu ya, permasalahan orangtua ini kan."
"Tapi saya spill itu karena ada sisi akhirat yang akan dipertanggungjawabkan nanti."
"Karena dari pengakuan Umi Afif itu, sampai kapan pun Umi Afif enggak bakal ridha sebelum uangnya dikembalikan."
Adapun di kesempatan lain, Umi Afif sempat muncul dan membeberkan cerita dari versinya.
Menurut Umi Afif, orangtua Atta meminjam uang tersebut untuk membeli toko dengan menjanjikan keuntungan baginya.
Namun, pada sekitar tahun 2005, pasangan tersebut dituding melakukan korupsi hingga akhirnya Umi Afif menarik investasinya.
Awalnya, Lenggogeni masih menjanjikan akan segera membayar utang tersebut.
Akan tetapi, pasangan itu justru menghilang dan tak bisa dihubungi bertahun-tahun, hingga akhirnya keluarga Gen Halilintar menjadi terkenal akan kekayaannya.
Geram dengan kelakuan keluarga itu, Umi Afif pun mengungkapkan amarahnya di media sosial dan menyebut ibu Atta sebagai penipu.