Breaking News:

Parimo Hari Ini

BPKP Gelar Bimtek Penyelenggaraan SPIP dan Manajemen Risiko di Parimo

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulawesi Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP.

Selain itu secara bersamaan dilakukan juga manajemen risiko pada Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong.

Kegiatan tersebut dilakukan di Aula Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong, Senin (28/6/2021).

Bupati Parigi Moutong diwakili Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Parigi Moutong Adrudin Nur saat mengatakan, Bimtek tersebut dibuat dua tahapan.

Baca juga: Latihan Ekstrem Kopassus Bikin Media Asing Takjub, Merangkak di Lumpur dan Ditembaki Tentara Senior

Baca juga: Harga Rp 4 Jutaan, Simak Spesifikasi Oppo Reno5 F, Daya Baterai Besar hingga Kamera Selfie 32MP

Baca juga: Tradisi 2 Suku di Papua yang Suka Berburu Kepala Manusia, Demi Memikat Wanita hingga Uji Keperkasaan

Untuk tahapan pertama adalah sosialisasi awal dengan menghadirkan kepala-kepala OPD.

Sedangkan tahapan kedua digelar Selasa (29/6/2021).

Guna mempermudah kegiatan, Adrudin menyampaikan semua peserta dibagi menjadi per angkatan hari Selasa dan Rabu angkatan satu.

Angkatan kedua akan dilaksanakan pada hari Kamis dan Jum'at, dan untuk angkatan ketiga dilaksanakan pada hari Sabtu mendatang.

Selanjutnya, Tim BPKP Provinsi Sulawesi Tengah diwakili oleh Audit Muda Sutio AK meminta kepada OPD untuk bisa mengutus perwakilan kasubag perencanaan untuk mengikuti bimbingan teknis terkait agar dapat memahami apa yang dimaksud dengan SPIP ( Sistem Pengendalian Interen Pemerintah).

Sutio menambahkan, yang ditetapkan dalam SPIP ini sebetulnya Kasubag Perencanan, karena diharapkan para Kasubag itu mampu mandiri untuk melakukan penilaian.

Hal itu juga guna mengimplementasikan, menyusun, menciptakan sistem kebudayaan interen yang ada di Instansi masing-masing.

"Ini akan dinilai secara Kabupaten, dalam hal ini yang berperan penting Inspektorat kemudian nanti akan diuji oleh kami tim BPKP perwakilan Sulawesi Tengah," imbuhnya.

Sutio juga mengatakan, pada intinya yang menyelenggarakan SPIP adalah Pemda dan OPD itu sendiri.

Sehingga kata Sutio untuk beberapa hari kedepan tim BPKP akan mencoba untuk mengajarkan dan memfasilitasi dari masing masing OPD bagaimana cara memasukan data, yakni data apa saja yang perlu dimasukkan dalam aplikasi yang sudah dikembangkan oleh BPKP. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved