Palu Hari Ini
Warga Jl Malaya Kota Palu Aniaya Anak, Istri dan Orangtua Sendiri
Warga Jl Malaya Kelurahan Birobuli Selatan, diduga melakukan tindak Penganiayaan, Selasa (6/7/2021) pukul 06.47 WITA.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta
TRIBUNPALU.COM, PALU - Warga Jl Malaya Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu berinisial NH alias Koko (35) diduga melakukan tindak Penganiayaan, Selasa (6/7/2021) pukul 06.47 WITA.
Korban penganiayaan itu adalah anak, istri, orangtua dan kerabat dekatnya asal Sigi.
Kapolres Palu AKBP Riza Faisal mengatakan, masing-masing korban mengalami luka di bagian tubuh.
"Ada yang mengalami luka kepala belakang, luka di telinga, luka bagian mulut dan jari tangan, serta luka di punggung bagian atas," ujar AKBP Riza.
Selain itu Kapolres juga mengatakan, kronologi kejadian penganiayaan pertama dilihat oleh kerabat pelaku.
Baca juga: Terapkan PPKM, Kota Palu Tidak Berlakukan Pemeriksaan di Perbatasan
Baca juga: Bupati Irwan Bertemu Gubernur Sulteng, Bahas Kondisi Infrastruktur di Sigi
Saat itu kerabatnya menginap di rumah pelaku, Senin (5/7/2021).
"Kerabatnya itu habis megnatar anaknya di Kota Palu, dan bermalam di rumah pelaku," ujar Kapolres Palu.
Kemudian malam itu kerabat pelaku, tidak melihat adanya permasalahan di keluarga pelaku.
Hanya saja, malam itu pelaku tidak bisa tidur semalaman, dan terlihat sperti orang ketakutan.
"Kemudian pada selasa kemarin, pukul 06.45 WITA, pelaku tiba-tiba mengamuk dengan menggunakan parang hingga melukai anak, istri dan orangtuanya," kata AKBP Riza.
"Saksi Kalwin ini langsung lari keluar rumah, namun pelaku juga mengejarnya dan mengayunkan sebilah parang yang mengenai punggungnya," tambahnya menerangkan.
Selanjutnya dari kejadian tersebut, anggota jaga Polsek Palu Selatan bersama piket fungsi di pimpin KSPK menuju TKP.
Dan langsung masuk ke dalam rumah untuk mengamankan pelaku.
Namun didapati pelaku sudah keadaan bersimbah darah, dengan posisi telungkup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-2.jpg)