Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Tepat Hari Bhakti Adhyaksa, Jl Jaksa Agung R. Soeprapto Diresmikan Kajati Sulteng

Tepat pada Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61, Jl Jaksa Agung R.Soeprapro diresmikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Muh Ruliansyah
TRIBUNPALU.COM/NUR SALEHA
Kajati Sulteng Jacob Hendrik Pattipeilohy bersama Ibu Iade dan Wali Kota Palu serta Wakil Wali Kota Palu saat meresmikan Jl Jaksa Agung R. Soeprapto, Kamis (22/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM,PALU - Tepat pada Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-61, Jl Jaksa Agung R. Soeprapro diresmikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulteng, Jacob Hendrik Pattipeilohy, Kamis (22/7/2021).

Jl Jaksa Agung R. Soeprapto berada tepat di depan Gerbang Huntap Buddha Zhu Chi atau huntap Tondo l, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.

Peresmian tersebut dihadiri Wali Kota Palu bersama Wakilnya, Kajari Palu, Wakajati, dan beberapa asisten di lingkup Kejati Sulteng.

Turut hadir juga Yulis Hendrik Pattipeilohy yang merupakan Istri dari Kajati Sulteng.

"Ini juga momen silaturhami pemerintah Kabupaten Kota dan Kejati," kata Kajati pada sambutannya.

Kajati dengan sapaan akrab Hendrik itu juga menjelaskan secara singkat nama Jl Jaksa Agung R. Soeprapto.

Dirinya mengatakan nama jalan tersebut sesuai dengan mantan kepala kejaksaan agung ke-4.

"Pengusulan nama pahlawan nasional bapak Jaksa Agung R. Soeprapto itu sekarang sudah dalam proses, Insyaallah sudah bisa direalisasikan status beliau sebagai pahlawan nasional" jelas Hendrik.

Lanjut Kajati memaparkan, R. Soeprapto adalah sosok sejarah pergerakan organisasinya

"Dari struktur dan sampai semua tampilan dan semua ganjab yang kami pakai hari ini itu adalah beliau," ungkapnya

"Dulu bintang kami 5 saat itu waktu beliau melihat bahwa ternyata merci itu mewah, menampilan kemewahan dan itu prodak jerman dan pada saat naik merci itu tak ada lawan, diibaratkan seperti itu penampilan yang kami pakai dan itu digunakan sampai sekarang," tambah dia menjelaskan.

Dirinya mengungkapkan, penampilan dari seragam kejaksaan seperti halnya seragam TNI, dikarenakan rata-rata pimpinan jaksa agung berlatar belakang TNI.

"Rata-rata oimpinan jaksa agung latar belakangnya adalah TNI jadi menggunakan ganjab dan tanda pangkat yang sama seperti itu," tutup Kajati Sulteng. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved