Virus Corona
Tak Perlu Takut, Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19 Ternyata Bisa Beri Manfaat Berikut
Plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 hanya bisa didonorkan oleh penyintas atau orang yang sebelumnya sudah pernah terpapar Virus Corona.
TRIBUNPALU.COM - Terapi plasma konvalesen terbukti ampuh dalam membantu kesembuhan pasien Covid-19.
Hanya saja, plasma konvalesen untuk pasien Covid-19 hanya bisa didonorkan oleh penyintas atau orang yang sebelumnya sudah pernah terpapar Virus Corona.
Sehingga orang yang belum pernah terinfeksi tidak bisa mendonorkan plasma darahnya untuk pasien Covid-19.
Baca juga: Terlihat Mirip, Begini Cara Membedakan Flu Biasa dengan Gejala Covid-19
Baca juga: Bahaya Lakukan Test Swab Antigen Covid-19 Sendiri, Hasil Belum Tentu Tepat hingga Cedera Hidung
Oleh karenanya, diimbau kepada para penyintas Covid-19 supaya dengan kerendahan hati mau mendonorkan plasma konvalesennya.
Inisiator Terapi Plasma Konvalesen, dr. Theresia Monica Rahardjo memohon kepada temen-teman sejawat, harap memberikan atau membuat surat permohonan plasma konvalesen pada saat pasien dalam stadium sedang.
Terutama pasien-pasien yang memiliki kormobid.
Dilansir oleh Tribunhealth.com, dr. Theresia Monica Rahardjo dan Kabid unit donor darah PMI Pusat, dr. Linda Lukitari Waseseo dalam tayangan YouTube KOMPASTV program ROSI edisi 08 Juli 2021, menjelaskan efek yang ditimbulkan setelah pendonor melakukan donor plasma konvalesen.
Yakni dalam minggu pertama demam.
Paling lambat 72 jam sejak pertama kali sesak.
Sehingga pasien masih memiliki waktu untuk mendapatkan plasma konvalesen.
Baca juga: Penyakit yang Bisa Memperparah Gejala Covid-19, Pasien Positif Virus Corona Perlu Waspada
Bagi pendonor yang sering mendonorkan plasmanya, justru memiliki kecenderungan antibodi atau kekebalannya bertahan lebih lama.
Karena setiap kali plasma diambil, tubuh akan menghasilkan plasma yang relatif sama persis.
Termasuk komponen-komponen kekebalannya.
Setelah penderita COVID-19 dinyatakan sembuh, 14 hari kemudian sudah bisa melakukan donor plasma.
Setelah donor pertama, 14 hari kemudian masih bisa menjadi pendonor plasma.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-covid-1989.jpg)