Breaking News:

Jasa Raharja

Hingga Juli 2021, Santunan Jasa Raharja Capai Rp 14,45 Miliar di Sulteng

Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak di tengah Pandemi Covid-19.

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/ALAN
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulteng Suryadi 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Santunan bagi korban kecelakaan PT Jasa Raharja di wilayah kerja Sulawesi Tengah mencapai Rp 14,45 miliar hingga Juli 2021.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulteng Suryadi mengatakan, jumlah santunan itu mengalami penurunan 79 persen dibanding tahun sebelumnya. 

"Penurunan ini akibat Pandemi Covid-19 yang membuat mobilitas masyarakat menurun, termasuk di Sulteng," ujar Suryadi, Senin (2/8/2021). 

Meski di tengah pandemi, kata Suryadi, Jasa Raharja tidak mengurangi tanggung jawabnya dalam menyerahkan santunan kepada yang berhak. 

Baca juga: Ini Peran Ketumbar Jaga Gula Darah Anda, Rajinlah Mengonsumsinya untuk Bantu Cegah Diabetes

Hingga Juli 2021, kontribusi biaya melalui mekanisme penjaminan biaya perawatan rumah sakit (overbooking) telah disalurkan sebesar 93,22 persen. 

Artinya, sebagian besar jumlah korban tidak mengeluarkan dana karena pihak rumah sakit langsung menagih biaya perawatan ke Jasa Raharja.

"Pelayanan terbaik, cepat dan tepat selalu kami utamakan. Hal ini dibuktikan hingga Juli 2021, rata-rata penyerahan santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 15 jam,"  jelas Suryadi.

Guna mempermudah penyaluran santunan, Jasa Raharja saat ini memiliki sistem terintegrasi secara online. 

Baca juga: Target Medali Emas, Atlet Penembak Sulteng Tunggu Peralatan Baru

Sistem penyaluran digital ini merupakan kerja sama Jasa Raharja dengan Polri, BPJS dan Ditjen Dukcapil. 

Dengan penyaluran melalui cashless, santunan akan ditransfer langsung ke rekening korban/ahli waris secara utuh. 

"Kolaborasi bersama dengan stakeholder terkait kami tingkatkan terus sehingga dapat memenuhi kualitas pelayanan lebih baik, ” ujar Suryadi. 

"Tahun ini kami juga menekankan upaya preventif pencegahan terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas di Sulteng. Setiap wilayah rawan kecelakaan akan dipasangi rambu-rambu peringatan," ucapnya.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved