Benarkah Pasien COVID-19 Tak Boleh Gunakan Oksigen saat Isoman di Rumah? Begini Penjelasan Dokter
Menggunakan tabung oksigen harus diawasi oleh para ahli. Ada aturan khusus seperti berapa liter pemberian pada pasien.
TRIBUNPALU.COM – Hingga saat ini, penyebaran COVID-19 masih terjadi di seluruh wilayah Indonesia.
Bahkan pada bulan Juli, angka positif COVID-19 melonjak cukup tajam.
Sehingga beberapa fasilitas kesehatan penuh dan tak bisa lagi menampung pasien COVID-19 yang terus bertambah.
Pasien COVID-19 yang merasakan gejala ringan atau tanpa gejala pun diminta untuk Isolasi Mandiri di rumah.
Seperti diketahui, orang terpapar COVID-19 akan merasakan gejala berbeda-beda, ada yang berat, sedang, ringan, bahkan tanpa gejala.
Saat seseorang terkena virus SARS-CoV-2 ini dan bergejala berat, biasanya mengalami gejala COVID-19 berupa sesak napas.
Pada saat normal, tingkat saturasi oksigen atau tingkat oksigen dalam darah berada antara 95-100 persen.
Baca juga: Viral Nikah Virtual karena Mempelai Pria Positif Covid, Pengantin Wanita Duduk Sendiri di Pelaminan
Baca juga: Babak Baru Sumbangan 2 T Akidi Tio, Mabes Polri Kini Turun Tangan dan Bakal Periksa Kapolda Sumsel
Baca juga: Jadwal Bulutangkis 2021: 8 Super Series, 4 Turnamen Besar, Bali jadi Tuan Rumah BWF World Tour Final
Saturasi ini bisa diukur dengan alat bernama pulse oximetry (oximeter nadi).
Namun ketika virus COVID-19 sudah menginfeksi organ seperti paru-paru, maka saturasi oksigen dapat terganggu.
Bahkan kadar oksigen dalam darah bisa menurun hingga di bawah normal, sehingganya pasien membutuhkan bantuan terapi oksigen.
Fenomena penuhnya rumah sakit membuat beberapa pasien terpaksa melakukan isolasi mandiri selama di rumah.
Sebagian pasien pun menggunakan oksigen di rumah saat melakukan Isolasi Mandiri.
Baca juga: Aneka Resep Bubur Ayam yang Cocok untuk Sarapan: Bubur Ayam Havermut hingga Bubur Ayam Cina
Baca juga: Habib Saggaf di Mata Relawan Wanita Madina 517: Sosok Guru dan Panutan
Tapi amankah penggunaan oksigen saat isolasi mandiri di rumah?
Menurut dr Ugi Sugiri Sp EM, idealnya, perawatan di rumah tidak dibenarkan beri oksigen.
Menggunakan tabung oksigen harus diawasi oleh para ahli. Ada aturan khusus seperti berapa liter pemberian pada pasien, berapa jam oksigen akan habis dan sebagainya.