Breaking News:

KPK Tetapkan PS Tersangka Suap RAPBD Jambi, Punya Peran Sebagai Penyokong Uang Ketok Palu

Pengusaha bernama Paut Syakirin alias PS dinyatakan sebagai tersangka perkara suap atau 'ketok palu' RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017.

Editor: Putri Safitri
Handover
Paut Syakarin dinyatakan sebagai tersangka perkara suap dalam ketok palu Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi. 

TRIBUNPALU.COM - Setelah menetapkan empat tersangka pada Juni lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali menetapkan tersangka perkara suap RAPBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2017.

Kali ini, Pengusaha bernama Paut Syakirin alias PS juga dinyatakan sebagai tersangka perkara suap dalam ketok palu Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi.

Kini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penahanan kepada PS di Rutan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur.

Dalam perkara ini, diketahui Paut Syakarin memberikan uang suap total Rp2,3 miliar kepada para tersangka lain dalam perkara ini.

Pelaksana harian (Plh) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Setyo Budiyanto menjabarkan rincian aliran suap dari PS dalam perkara ini.

"Pada November 2016 Paut diketahui memberikan uang senilai 325 juta rupiah kepada mantan anggota Komisi III DPRD Jambi. Paut memberikan uang tersebut melalui Hasanuddin kepada Effendi Hatta di Bandara Sultan Thaha Jambi," kata Setyo dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Minggu (8/8/2021).

Paut Syakarin dinyatakan sebagai tersangka perkara suap dalam ketok palu Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi.
Paut Syakarin dinyatakan sebagai tersangka perkara suap dalam ketok palu Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jambi. (Handover)

Uang itu kata Setyo, dibagikan kepada 13 mantan anggota DPRD Jambi Komisi III dengan masing-masing anggota menerima uang sebesar Rp25 juta.

"Uang itu sudah dibagikan oleh sdr. Zainal Abidin kepada 13 anggota Komisi III di salah satu hotel di Bogor Jawa Barat saat acara Bimtek," tutur Setyo.

Hal tersebut kembali dilakukan PS pada Januari 2017, yang bersangkutan kata Setyo kembali memberikan uang yang kali ini jumlahnya sebesar Rp1,950 Milliar kepada Effendi Hatta dan Zaenal Abidin.

Uang tersebut juga kembali dibagikan kepada 13 mantan anggota DPRD Komisi III DPRD Jambi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved