Meninggal karena COVID-19, Pria Ini Sempat Mengakui Kesalahan karena Menolak Divaksinasi

Pria ini menolak divaksinasi karena merasa tubuhnya sehat dan bugar. Namun tak berselang lama, ia meninggal dunia dalam keadaan positif COVID-19.

bgr.com
ILUSTRASI vaksin. 

Setelah dirawat selama beberapa hari, Eyers mengembuskan napas terakhirnya.

“Seharusnya itu tidak terjadi. Dia meninggalkan seorang ibu dan ayah, seorang saudara perempuan (saya), dan seorang anak perempuan berusia 19 tahun,” tutur McCann.

“Kedua anak saya telah kehilangan paman mereka yang menyenangkan. Paman yang akan selalu bermain dengan mereka,” imbuh McCann.

“Ibuku ingin orang-orang tahu tentang John (Eyers). Untuk rasa sakit dan kehilangan yang mendorong orang agar mau divaksin,” sambung McCann.

Setelah Eyers meninggal, teman-temannya memberikan penghormatan. Banyak di antara mereka menyebut Eyers sebagai seorang yang aktif dan bugar.

“Dia sangat menyukai olahraga dan kebugaran, berkompetisi dalam binaraga, triatlon, panjat tebing, dan banyak lagi,” kata salah satu kawan Eyers. (*)

(TribunPekanbaru.com)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved