Tahun Baru Islam

Tahun Baru Islam di Tengah Wabah, Kemenag Sulteng: Kurangi Euforia Mari Perbanyak Doa dan Zikir

Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah jatuh pada Selasa (10/8/2021). Pergantian tahun Islam kali ini dilakukan di tengah wabah Covid-19.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM
Plt Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Gasim Yamani (kanan) saat mengisi acara Tribun Motesa-tesa 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 Hijriah jatuh pada Selasa (10/8/2021).

Pergantian tahun Islam kali ini dilakukan di tengah wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Kepada umat muslim di wilayah Sulawesi Tengah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulteng mengajak masyarakat Islam memulai hal baru di tahun baru dengan sesuatu yang bermanfaat.

"Jadi bukan euforia atau bergemberia sampai melebihi batas," jelas Plt Kepala Kanwil Kemenag Sulteng Gasim Yamani.

"Kami kepada masyarakat Islam, di momentum Tahun Baru Islam ini kita isi dengan perbanyak zikir dan berdoa," tambah Gasim Yamani.

Baca juga: 7 Pasien Covid-19 Banggai Meninggal dalam Sehari, Ada yang Komorbid

Baca juga: Daftar Wilayah di Indonesia yang Terapkan PPKM Level 4 di Jawa-Bali dan Luar Pulau Jawa-Bali

Kata Gasim Yamani, dengan situasi wabah saat ini sangat perlu umat muslim memanfaatkan 1 Muharram untuk lebih banyak mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Berdoa dan berzikir agar semua orang terhindari musibah Pandemi Covid-19.

"Taqorruban ilallah, agar wabah ini segera dicabut oleh Allah," ujarnya.

"Itu jauh lebih penting dari pada kita berhura-hura," jelasnya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved