Breaking News:

Tips Kesehatan

Hindari Self Diagnose agar Tidak Memperparah Kondisi Mental Anda, Penting untuk Temui Pakar

Self diagnose sangat umum terjadi seiring berkembangnya teknologi, namun self diagnose justru dapat menyebabkan kondisi mental Anda memburuk.

Penulis: Linda Nur Dewi Rachmawati | Editor: Ananda Putri Octaviani
stopsleepwithphone.files.wordpress.com
Self diagnose dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental Anda memburuk. 

TRIBUNPALU.COM – Berkembangnya dunia teknologi dan juga internet membuat semua orang mudah mengakses informasi secara leluasa.

Informasi yang tersebar di internet juga sangat beragam dan dapat Anda akses sepanjang waktu.

Salah satunya yang dapat Anda akses di internet ialah informasi kesehatan.

Tidak sedikit dari Anda mungkin sering mencari informasi di internet tentang kondisi yang sedang Anda rasakan.

Setelah mencari informasi sesuai kondisi yang Anda rasakan, maka Anda dapat mengetahui kondisi kesehatan Anda.

Hal ini disebut dengan self diagnose, di mana orang akan mencari tahu mengenai informasi penyakit di internet berdasarkan diagnose yang sedang dialaminya.

Self diagnose dapat membantu seseorang untuk mengetahui kondisi kesehatan maupun kondisi mental secara dini.

Namun, Melansir dari Kompas.com, bagi sebagian orang, self diagnose justru dapat mempengaruhi kesehatan mental.

"Sebenarnya tidak apa-apa, kok mencari tahu gejala gangguan mental di Google. Tapi, jangan lupa cross-check. Caranya ya dengan mendatangi psikolog atau psikiater profesional untuk tahu lebih lanjut masalah kesehatan mental yang sedang dialami. Dari situ bisa ditentukan langkah yang bisa diambil selanjutnya," kata Prita Yulia Maharani, M.Psi., Psikolog, tim konselor dari aplikasi konseling Riliv.

Self diagnose juga dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan yang mungkin tidak Anda sadari.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved