Senin, 27 April 2026

Meski Memiliki Banyak Manfaat, Kedelai Dapat Memicu Alergi, Simak Penjelasannya Berikut

Alergi kedelai umumnya terjadi pada bayi dan anak-anak, namun tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada orang dewasa yang menyebabkan reaksi alergi.

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi Kedelai. 

TRIBUNPALU.COMKedelain merupakan salah satu bahan makanan yang populer di Indonesia.

Kedelai menjadi bahan utama dalam pembuatan tempe ataupun tahu.

Selain dimanfaatkan menjadi olahan makanan ataupun minuman, kedelai juga banyak memiliki manfaat yang baik bagi tubuh.

Melansir dari Organic Fact, kedelai dapat menjadi sumber yang kaya serat, antioksidan, protein, dan asam lemak omega 3.

Kedelai memberikan banyak manfaat seperti meningkatkan metabolisme, memerangi obesitas, melindungi kesehatan jantung, dan juga membantu mengurangi efek menopause.

Kedelai juga dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan, meningkatkan kesehatan tulang, dan mengurangi risiko diabetes.

Manfaat kedelai tersebut berasal dari nutrisi, vitamin, dan senyawa organic, serat makanan dan protein.

Menurut Pusat Data Makanan USDA, kedelai mengandung vitamin K, riboflavin, folat, vitamin B6, thiamin, dan vitamin C.

Sedangkan untuk mineral, kedelai mengandung sejumlah besar zat besi, mangan, fosfor, tembaga, kalium, magnesium, seng, selenium, dan kalsium.

Selain itu, kedelai juga merupakan sumber senyawa organik dan antioksidan yang baik seperti isoflavon, yang selanjutnya dapat membantu meningkatkan kesehatan Anda.

Namun, bagi sebagian orang, justru kedelai yang kaya akan manfaat ini dapat memicu reaksi alergi.

Melansir dari Mayo Clinic, tanda dan gejala ringan alergi kedelai seperti gatal-gatal atau gatal di dalam dan sekitar mulut.

Dalam kasus yang jarang terjadi, alergi kedelai dapat menyebabkan reaksi alergi yang mengancam jiwa atau sering disebut dengan anafilaksis.

Tanda dan gejala alergi makanan biasanya berkembang dalam beberapa menit hingga beberapa jam setelah makan makanan yang mengandung alergen.

Gejala alergi kedelai dapat meliputi:

  • Kesemutan di mulut
  • Gatal di kulit, kulit bersisik (eksim)
  • Pembengkakan pada bibir, wajah, lidah dan tenggorokan, atau bagian tubuh lainnya
  • Mengi, hidung meler atau kesulitan bernapas
  • Sakit perut, diare, mual atau muntah
  • Kulit kemerahan (flushing)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved