Breaking News:

Pernyataan Bolehkan Saipul Jamil Tampil di TV untuk Edukasi Tidak Tepat, Komisioner KPI Meminta Maaf

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Mulyo Hadi Purnomo menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan Agung Suprio.

Penulis: Lita Andari Susanti | Editor: Lita Andari Susanti
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Saipul Jamil disambut keluarga dan kerabat keluar dari LP Kelas I Cipinang, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Saipul Jamil bebas murni setelah menjalani hukuman pidana penjara terkait kasus pencabulan dan kasus suap. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNPALU.COM - Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Mulyo Hadi Purnomo menyampaikan permintaan maaf atas pernyataan Agung Suprio.

Seperti diketahui Ketua KPI Agung Suprio sempat membuat heboh publik lantaran pernyataannya terkait masalah Saipul Jamil.

Atas hal tersebut, Komisioner KPI menilai bahwa diksi yang dipilih oleh Agung Suprio tidak tepat.

"Kami harus sampaikan permohonan maaf atas penyampaian diksi yang sangat tidak tepat sangat tidak pas yang disampaikan oleh ketua KPI," ujarnya dalam program Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Senin (13/9/2021).

Menurut Mulyo, kesalahan pemilihan diksi itu telah menimbulkan persepsi yang berbeda di masyarakat.

Secara terperinci, Mulyo menjelaskan, sebetulnya apa yang disampaikan dalam pernyataan tersebut adalah muatan terkait hal-hal seperti tidak hanya pada kasus penyimpangan seksual, tetapi juga pada edukasi.

"Tapi secara prinsip sebetulnya apa yang kami sampaikan di dalam surat itu tertulis bahwa KPI berharap persoalan seperti penyimpangan seksual, prostitusi online dan narkoba yang dialami oleh publik figur itu disampaikan secara berhati-hati dan diorientasikan pada edukasi publik agar hal serupa tidak terulang sebab sanksi hukum yang telah dijalani tidak dipersepsikan sebagai risiko biasa."

"Itu yang barangkali ingin disampaikan oleh ketua tapi kemudian tidak cukup untuk memberikan penjelasan karena barangkali ditanya oleh Mas Deddy, kemudian langsung mengarah pada persoalan itu, dan langsung ditangkap yang salah oleh publik," paparnya.

Baca juga: Ditelepon Komisioner KPI, MS Syok Disodori Surat Damai oleh Terduga Pelaku, Mehbob: Sangat Sepihak

Baca juga: Ketua KPI Tinggalkan Acara Mata Najwa & Lebih Pilih Tampil di YouTube, Akademisi: Beliau Lupa P3SPS

Oleh karena itu ia menyampaikan permintaa maaf atas pernyataan yang tidak tepat tersebut.

"Karena itu atas nama KPI, saya menyampaikan minta maaf atas pernyataan yang tidak tepat tersebut," imbuh Mulyo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved