Teka-teki Panglima TNI Baru, Yudo Margono Punya Titik Lemah, Andika Perkasa Dinilai Lebih Berpeluang

Masyarakat kini sedang menanti jawaban siapa sosok Panglima TNI baru setelah masa jabatan Marsekal Hadi Tjahjanto akan berakhir.

Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Laksamana Yudo Margono dan Jenderal Andika Perkasa. 

TRIBUNPALU.COM - Masyarakat kini sedang menanti jawaban siapa sosok Panglima TNI baru setelah masa jabatan Marsekal Hadi Tjahjanto akan berakhir.

Saat ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengajukan nama yang diusulkan ke DPR untuk menggantikan Marsekal Hadi.

Belakangan dua nama mencuat dan disebut-sebut menjadi calon kuat Panglima TNI baru.

Mereka adalah KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono.

Berbagai pihak pun mulai mempredisi siapa diantara keduanya yang bakal diusulkan Jokowi ke DPR.

Ada yang menjagokan Jenderal Andika, dan ada pula yang memilih Laksamana Yudo.

Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga menilai, KSAD Jenderal Andika Perkasa dan KSAL Laksamana Yudo Margono merupakan kandidat untuk menggantikan Hadi Tjahjanto.

Satgas Madago Raya Diperpanjang Sampai Akhir 2021, Fokus Utama Tangkap 4 Teroris MIT yang Tersisa

Baca juga: Yamaha Mio M3 125 Tampil dengan 4 Warna Terbaru

Namun dari keduanya, Jamiluddin menilai Andika Perkasa memiliki peluang besar ketimbang Yudo Margono.

Alasannya, Andika dinilai memiliki faktor kedekatan dan kepercayaan dari kepala negara.

Sebab, dalam hal pemilihan Panglima TNI, tidak semata atas dasar profesionalisme di bidang militer. Proses pemilihannya sangat kental bermuatan politis.

"Kedekatan presiden dengan Hendropriyono kiranya menjadi garansi bagi Jokowi untuk memilih Andika Perkasa. Hal itu akan menguatkan kepercayaan Jokowi terhadap Andika Perkasa," kata Jamiluddin melalui keterangannya, Jumat (1/10/2021).

"Hal itu tidak dimiliki Yudo Margono. Yudo semata mentereng dari karier militernya, namun tidak ada yang menggaransi ke presiden Jokowi. Tentu ini menjadi titik lemah Yudo Margono," lanjutnya.

Selain itu, kata Jamiluddin, Andika Perkasa juga mendapat dukungan dari sebagian Anggota Komisi I DPR RI.

Hal itu menjadi modal kuat bagi Andika Perkasa saat uji kepatutan dan kelayakan. Setidaknya, tahapan ini akan lebih mudah dilalui Andika Perkasa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved