Breaking News:

Sabu di Lapas Palu

Simpan Sabu 4 Kg, Oknum Pegawai Lapas Palu Mengaku Dibayar Rp 2 Juta

Barang bukti 49 paket itu didapatkan di dapur rumah RF, tersimpan dalam termos es dan tas ransel.

Penulis: Ketut Suta | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Oknum pegawai Lapas Petobo Kota Palu harus mendekam di jeruji besi atas kasus kepemilikan narkotika jenis sabu seberat Brutto hampir mencapai 4 Kg. 

Kedua oknum PNS Lapas Kelas II A Palu itu juga diancam paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.

Sanksi Pemecatan

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng Lilik Sujandi memastikan sanksi pemecatan untuk kedua oknum tersebut.

"Secara tata kelola tentang kepegawaian kami melakukan langkah-langkah yang bersifat pelarangan dan penekanan termasuk ke delam lapas dan rutan," jelas Lilik saat ditemui TribunPalu.com di Kanwil Kemenkumham Sulteng Jl Dewi Sartika, Kelurahan Birobuli Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (4/10/2021).

"Kami lakukan langkah termasuk pemeriksaan dan langkah tegas dan sebagainya sudah kami lakukan, kemudian kalau ada oknum yang terlibat berarti dia yang memilih untuk dipecat," tuturnya menambahkan.

Lilik menambahkan, pemecatan sebagai sanksi tegas kepada pegawai di bawah naungan Kanwil Kemenkumham Sulteng.

"Supaya pegawai lain tidak tergiur kembali dalam peredaran narkoba terutama keluarga mereka," ucap Lilik.

Baca juga: Dua Terduga Bandar Sabu di Perumahan Lapas Palu Terancam Penjara Paling Singkat 5 Tahun

Baca juga: Kedapatan Punya Sabu, Oknum Pegawai Lapas Palu Kini Dibayangi Hukdis Tingkat Berat

Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti sabu hampir 4 Kg.

Di antaranya dua bungkus besar plastik tulisan Cina dengan berat 2,1 Kg.

Kemudian 47 paket besar plastik klip diduga Sabu dengan berat brutto 1,8 Kg.

"Selain itu juga 1 timbangan digital, 1 tas ransel hitam, 1 termos es warna orange, dan 1 dus warna biru," tutur AKBP Bayu Indra Wiguno.

Adapun barang bukti itu diduga diperoleh dari wilayah Parigi, dengan cara diambil sendiri oleh pelaku RA.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved