Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Damkar Sigi dan Palu Latihan Bersama Atasi Kebakaran dan Simulasi Aksi Penyelamatan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu mengelar latihan bersama Damkar Sigi, Kamis (14/10/2021) sore.

Penulis: Alan Sahrir | Editor: Haqir Muhakir
Alan Sahril
Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Sigi dan Kota Palu gelar pelatihan bersama di gedung rusunawa, Jl Poe Bonggo, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (14/10/2021) sore. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Alan Sahril

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palu mengelar latihan bersama Damkar Sigi, Kamis (14/10/2021) sore.

Pelatihan itu digelar di gedung rusunawa, Jl Poe Bonggo, Kelurahan Boyaoge, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam pelatihan bersama itu, kedua anggota Damkar tersebut melakukan simulasi kerja sama dalam memadamkan api.

Selain itu juga, kedua Dinas Damkar Kota Palu dan Kabupaten Sigi menjalin kerja sama berupa penandatanganan MoU.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Sigi Andi W mengatakan, semua wilayah yang berdekatan perlu ada kerja sama dalam memberikan bantuan kemanusian.

Baca juga: Wakil Wali Kota Palu Hadiri ISCFE di Yogyakarta

Baca juga: Kota Palu Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Imran Lataha: Ini Bukti Transparansi Pengelolaan Keuangan

"Kita sebenarnya mendorong agar kerjasama ini tidak hanya terjalin antara Kabupaten Sigi dan Palu saja, namun juga semua wilayah yang ada di Provinsi Sulawesi Tengah ini," ungkap Andi W.

Andi W mengharapkan dengan digelarnya latihan bersama itu bisa menambah wawasan bagaimana memadamkan dan penyelamatan yang baik dan benar.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Palu Sudaryano Lamangkona mengatakan, kerjasama dan pelatihan bersama itu merupakan impiannya sejak tahun 2019.

Namun baru terealisasi tahun 2021, dimana tujuan penandatanganan MoU itu untuk membangun sinergitas kedua belah pihak.

Sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih optimal.

"Ini harusnya menjadi hadiah di tahun 2019, gubernur Sulteng waktu itu sudah menandatangi MoU namun ini tidak bergerak. Nah ini baru terwujud hari ini," kata Sudaryano Lamangkona.

Sudaryano Lamangkona  menyebut, tugas seorang damkar itu tidak hanya memadamkan api saja.

Namun juga pelayanan dasar Trantip Humas Sub Bidang Pemadam kebakaram dan non kebakaram lainnya.

"Ini amanat, tidak ada satupun warna negara Indonesia yang tidak terselematkan dalam kejadian kebakaran dan non kebakaran. Makanya tanggung jawab dan tugas kita itu berat," ungkapnya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved