Breaking News:

Central Yamaha Palu

Yamaha Akai Jaya Support Smile Train untuk Operasi Bibir Sumbing di Palu

Yayasan Smile Train Indonesia bekerjasama dengan Yamaha Sulawesi Tengah mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit secara gratis.

Penulis: Nur Saleha | Editor: Moh Salam
Doc Yamaha Akai Jaya
Yayasan Smile Train bersama Yamaha Akai Jaya berswafoto dengan tim medis dari RSUD Undata Palu dalam kegiatan baksos Operasi bibir sumbing. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Nur Saleha

TRIBUNPALU.COM, PALU - Yayasan Smile Train Indonesia bekerjasama dengan Yamaha Sulawesi Tengah mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit secara gratis.

Baksos itu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu.

Kegiata tersebut berlangsung selama dua hari, 8 hingga 9 Oktober 2021.

Social Wolker Smile Train Indonesia Wilayah Sulteng Selfina Cepy mengungkapkan, kegiatan baksos operasi bibir sumbing ini bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Paripurna Penderita Celah Bibir, dan Langit-Langit (P4CBL) RS Siti Masyithah Sulawesi Tengah.

Baca juga: Damkar Sigi dan Palu Latihan Bersama Atasi Kebakaran dan Simulasi Aksi Penyelamatan

Baca juga: Kota Palu Raih WTP 5 Kali Berturut-turut, Imran Lataha: Ini Bukti Transparansi Pengelolaan Keuangan

Selain itu juga berkolaborasi dengan Yamaha Akai Jaya. 

Menurutnya, Yamaha Akai Jaya ikut berkontribusi dan mensupport Yayasan Smile Train dengan memberikan bantuan tunai kepada tim medis.

"Yamaha Akai Jaya dalam hal ini membantu teman-teman tim medis seperti memberikan bantuan secara tunai untuk konsumsi tim medis," ujar Cepy.

Cepy mengatakan, dalam operasi bibir sumbing kali ini sebanyak 27 peserta mendaftar.

Namun saat dilakukan skrining, hanya 21 orang berhasil lolos untuk mengikuti operasi bibir sumbing tersebut.

Baca juga: Tersinggung Ditegur saat Mabuk Miras, Remaja di Sigi Tega Tusuk Korbannya Tiga Kali

Ia menambahkan, peserta yang mendaftar dan mengikuti kegiatan itu berasal dari kabupaten Kota di Sulawesi Tengah.

"Peserta ada 27 orang, tapi saat kami skrining kesehatannya selama dua hari, hanya 21 orang lolos dari hasil skrining," ungkap Social Wolker Smile Train Sulteng, Cepy, Kamis (14/10/2021).

Cepy menuturkan, kegiatan operasi dilakukan selama dua hari berturut-turut dengan hari pertama 7 pasien.

Kemudian hari berikutnya dilanjutkan operasi bibir sumbing kepada 14 orang lainnya.

Diketahui Yayasan Smile Train bermitra dengan sejumlah Rumah Sakit di Kota Palu seperti RS Sis Aljufri, RS Budi Agung, RS Anutapura , RS Wirabuana dan RSUD Undata. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved