Berita Populer Sulteng
Berita Populer Sulteng: Ujian Susulan CPNS Kemenkumham hingga Bandara Sultan Bantilan Tolitoli
Berikut tiga Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com, sejak Minggu (17/10/2021) hingga hari ini, Senin (18/10/2021).
"TRC DLH Palu dengan kekuatan 3 personel dibantu tiga penyapu jalan, pada hari ini turun langsung membersihkan rumput dan pasir yang ada di bahu jalan dan trotoar sepanjang Jl Gatot Subroto," jelas Hisyam.
TRC DLH Palu membersihkan jalan tersebut kemudian dilanjutkan kembali Pemadam Kebakaran.
"Selanjutnya akan dibersihkan kembali melalui penyiraman Dinas Damkar Kota Palu," tuturnya.
"Alhamdulillah, kegiatan TRC Adipura DLH Palu ini berjalan aman dan lancar tanpa kendala," tutur Hisyam menambahkan.
Baca juga: Pria-Wanita Diduga Pasangan Mesum Digerebek di Bangkep, Sang Perempuan Berasal dari Luwuk Banggai
3. Bandara Sultan Bantilan Tolitoli Hanya Layani 2 Penerbangan Tiap Pekan
Bandara Sultan Bantilan Tolitoli masih dalam tahap renovasi dan hanya melayani dua penerbangan dalam seminggu, yaitu Rabu dan Jumat.
Bandara Bantilan terletak di Kelurahan Lalos, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.
Petugas Bandara Bantilan Tolitoli Ari Pratama mengatakan, bandara tersebut diresmikan dua tahun lalu.
Calon penumpang terbilang banyak dan jadwal penerbangan pun padat.
Namun, hal itu berbanding terbalik setelah pandemi Covid-19 mewabah.
Hanya maskapai Wings Air yang melayani penerbangan di Bandara Sultan Bantilan Tolitoli.
"Penumpang sekarang hanya tinggal 20 orang saja. Kalau sebelum Covid-19 bisa capai 40 orang dalam sekali penerbangan," tutur Ari Pratama, Minggu (17/10/2021).
Penerbangan rute Tolitoli-Palu hanya 40 menit saja.
Tak hanya ke Kota Palu, penerbangan di bandara tersebut juga melayani rute Tolitoli-Makassar dan Tolitoli-Manado.
"Untuk biaya tiket itu sekitar Rp 600 ribu tujuan Palu. Ada juga rute lain tapi harus transit di Palu dulu," ujarnya.
Penerbangan Bandara Sultan Bantilan Tolitoli hanya menerapkan swab antigen.
Itu karena tidak ada layanan PCR di Tolitoli.
"Biaya pemeriksaan rapid tes antigen di sini sekitar Rp 200 ribu" sebutnya.
(TribunPalu.com)