Trending Topic

Aspidum Kejati Jawa Barat Dicopot Buntut Kasus Tegur Suami Mabuk Malah Dipidana, Siapa Dia?

Inilah sosok Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dicopot dari jabatannya, buntut kasus Valencya.

Editor: Putri Safitri
TribunJabar.id/Cikwan Suwandi
Valencya (45) ibu muda dua anak di Karawang dituntut satu tahun penjara oleh jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Karawang 

TRIBUNPALU.COM - Inilah sosok Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang dicopot dari jabatannya, buntut kasus Valencya.

Diberitakan Tribunnews.com, Jaksa Agung ST Burhanuddin mencopot Dwi Hartanta dari jabatan Aspidum Kajati Jabar.

Pencopotan itu buntut kontroversi menuntut 1 tahun penjara dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) psikis yang dilakukan seorang perempaun bernama Valencya (40) terhadap mantan suaminya Chan yu Ching.

Dwi Hartanta dimutasi menjadi Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda bidang Pembinaan Kejagung berdasarkan surat Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor: KEP-IV-781/C/11/2021 tertanggal 16 November 2021.

"Dimutasikan sebagai Jaksa Fungsional pada Jaksa Agung Muda bidang Pembinaan Kejaksaan Agung di Jakarta," kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Kamis (18/11/2021).

Baca juga: Marak Isu Mafia Pengaturan Skor di Liga 3, Komdis PSSI Langsung Gerak Cepat Menginvestigasi

Baca juga: Bawa Borneo Kalahkan Persipura, Boaz Salossa Hadiahkan Kemenangan bagi Anaknya yang Baru Lahir

Leo menjelaskan Dwi Hartanto nantinya akan bertugas dalam anggota Satgassus penyusunan kebijakan strategis.

Nantinya, dia digantikan Riyono yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Aspidum di Kejati Jawa Barat.

"Berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Nomor: PRIN-1203/M.2/Cp.3/11/2021," jelas Leonard.

Leo mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari pemeriksaan fungsional bidang pengawasan Kejagung terhadap para jaksa yang bertugas dalam penuntutan Valencya.

"Berdasarkan Pasal 29 ayat (3) Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang Manajemen Karier Pegawai Kejaksaan Republik Indonesia, disebut bahwa pola karier pegawai dapat dibentuk horizontal, vertikal dan diagonal," tukas dia.

Baca juga: Subsidi Gaji Telah Cair ke 6,9 Rekening Pekerja, Inj Cara Cek BSU, Login di kemnaker.go.id

Baca juga: Update Corona di Sulawesi Tengah per Kamis 18 November 2021: Tambah 7 Kasus, Total Kasus 47.106

Seorang istri di Karawang, Jawa Barat dituntut satu tahun penjara karena memarahi suaminya.
Seorang istri di Karawang, Jawa Barat dituntut satu tahun penjara karena memarahi suaminya. (Handover)

Siapa Itu Dwi Hartanta?

Tak banyak informasi di dunia maya tentang Dwi Hartanta terutama menyangkut asal dan pendidikannya. 

Dwi Hartanta menjabat sebagai Aspidum Kajati Bandung sejak 24 Oktober 2019.

Sejauh ini, sejumlah jabatan strategis di korps Adhyaksa pernah ia pegang. 

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved