Senin, 13 April 2026

Berita Populer Sulteng

Berita Populer Sulteng: Kapolda Minta Maaf atas Arogansi Oknum Polisi hingga Normalisasi Sungai Mewe

Kapolda Sulteng minta maaf atas aksi arogan oknum polisi terhadap wartawan menjadi salah satu Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com kemarin.

TRIBUNPALU.COM/SUTA
Kapolda Sulteng Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat Konferensi Pers di Kantor DP3AP2KB Parigi Moutong, Desa Kampal, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng, Selasa (19/10/2021). 

TRIBUNPALU.COM - Berikut tiga Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com kemarin, Jumat (19/11/2021).

Kapolda Sulteng minta maaf atas aksi arogan oknum polisi terhadap wartawan menjadi salah satu Berita Populer Sulteng di TribunPalu.com kemarin.

Selain itu ada juga Berita Populer Sulteng lainnya mengenai normalisasi di Sungai Mewe, Sigi.

1. Kapolda Sulteng Minta Maaf atas Arogansi Oknum Polisi

Salah satu anggota polisi di Sulawesi Tengah melakukan tindakan tak terpuji kepada seorang wartawan.

Aksi arogan ini menuai sorotan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Sulawesi Tengah

IJTI Provinsi Sulawesi Tengah merespon aduan salah satu jurnalis televisi di Kabupaten Banggai, terkait insiden perampasan alat kerja dan penghapusan rekaman video oleh salah satu anggota polisi.

Peristiwa itu terjadi saat meliput pertemuan antara Kapolda Sulteng dengan personel polisi di Mapolres Banggai, Kamis (18/11/2021).

Ketua IJTI Sulawesi Tengah Rahman Odi dalam keterangan persnya turut menyayangkan dan mengecam tindakan intimidasi yang dilakukan oleh berpangkat Brigadir H.

Menurutnya, tindakan merampas alat kerja jurnalis, apalagi sampai menghapus karya jurnalistik adalah bentuk pelanggaran hukum nyata terhadap undang-undang pers.

"Kami sangat menyangkan masih ada oknum polisi yang berlaga seperti preman,tindakan merampas alat kerja jurnalis, apalagi sampai menghapus karya jurnalistik adalah bentuk pelanggaran hukum nyata terhadap undang-undang pers," kata Rahman Odi, Kamis (18/11/2021) di Palu.

Odi menambahkan, sikap tersebut sangat bertolak belakang dengan profesionalitas kepolisian dan pers dalam menjalin kemitraan selama ini.

Diakuinya,sebagai pemimpin organisasi, IJTI Sulteng selalu berupaya mewujudkan hubungan harmonis antara insan pers, khususnya anggota IJTI dan polisi.

"Kami tidak setuju terhadap perlakuan oknum polisi seperti itu, padahal sejauh ini Polda Sulteng sudah membangun komunikasi yang baik dengan media dan para Jurnalis," jelas Odi.

Sebelumnya, insiden tersebut terjadi saat Kapolda Sulteng Irjen Polisi Rudy Sufahriadi memberikan arahan kepada personel Polres Banggai.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved