Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Rakortas Perlindungan Pekerja Migran, Gubernur Sulteng Sebut 1.609 PMI dari Sulteng

Rakor ini merupakan wujud pembinaan dari pemerintah pusat melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia kepada pemerintah daerah.

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SALAM
Pemerintah Sulawesi Tengah mengapresisasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura kepada wartawan usai mengikuti rapat tersebut di Gedung Pogombo, Jl Ahmad Yani Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (22/11/2021). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Sulawesi Tengah mengapresisasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura kepada wartawan usai mengikuti rapat tersebut di Gedung Pogombo, Jl Ahmad Yani Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Senin (22/11/2021).

Rusdy Mastura menyebutkan, Rakor ini merupakan wujud pembinaan dari pemerintah pusat melalui Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia kepada pemerintah daerah.

"Jadi Rakor ini untuk merespon berbagai permasalahan dan dinamika PMI khususnya berasal dari Sulawesi Tengah," ungkap Rusdi Mastura.

Baca juga: DPK Prima Buol Minta Polisi Cepat Tangani Dugaan Kecurangan Ujian CPNS

Mantan Wali Kota Palu dua periode itu menjelaskan, Perlindungan Pekerja Migran Indonesia khususnya Sulawesi Tengah perlu dilakukan dalam suatu sistem yang padu dan berjenjang.

Jenjang tersebut dari tingkat pusat hingga pemerintah daerah maupun pemerintah kabupaten/kota sampai ke level bawah yakni pemerintah desa dan RT/RW dari pekerja Migran berasal.

Pria dengan sapaan Cudy itu menyebutkan, data empat tahun terakhir Pekerja Migran Indonesia asal Sulteng berjumlah 1.609 orang.

Pekerja Migran itu berasal dari Kota Palu, Kabupaten Poso, Sigi dan Parigi Moutong.

"Dari data terakhir menunjukkan Pekerja Migran asal Sulawesi Tengah sejak 2018 - 2021 telah mencapai 1.609 orang antara lain berasal dari Kabupaten Poso, Sigi, Parimo, dan Kota Palu," sebut Cudy.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved