Breaking News:

Hari Guru Nasional

HUT PGRI, Guru di Banggai Minta Perhatian Pemerintah

Pencipta lagu daerah berjudul Balantak Mai itu menilai momentum HUT PGRI sangat dirindukan.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Handriani Lamondjong (dua dari kanan) bersama rekan-rekannya sesama guru di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah 

Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang memaksakan sekolah harus memberlakukan pembelajaran daring.

"Di masa pandemi itu hanya guru-guru yang ketemu, tapi dengan anak-anak (siswa-siswi) tidak pernah ketemu," bebernya.

Handriani menyatakan, Pembelajaran Tatap Muka akan jauh berbeda dengan daring.

Karena dengan tatap muka, guru bisa melihat langsung sikap dan perilaku siswa-siswi.

"Apalagi K-13 kan ada penilaian sikap. Nah, di situ kita terkendala kalau daring. Kita menilai tidak full, pastinya yang sering hadir kita nilai baik, padahal belum tentu anak itu baik," beber guru mata pelajaran Bahasa Indonesia ini.

Dari pengalamannya itu pasti akan dibagikan ke guru lainnya di momen HUT PGRI. Begitupun sebaliknya.

Baca juga: Berencana Buat Museum, Doddy Mengaku Ingin Selamatkan Barang Vanessa agar Tak Dijual Besannya

Sekali lagi Handriani berharap, di hari jadi tahun ini, PGRI tetap jaya.

Guru-gurunya juga sejahtera, dan pendidikan lebih maju dari sebelumnya.

"Doakan ya semoga SMA 1 Luwuk tetap jaya. Dan gurunya bisa bertatap muka kembali dengan anak-anak. Gurunya bisa sejahtera tidak seperti dulu lagi," tambah Handriani, penuh harap.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved