Breaking News:

Sulteng Hari Ini

Mobil Pribadi Wakil Ketua PA Luwuk Kecelakaan di Kebun Kopi, Tertimpa Mobil Tangki Gas

Salah satu mobil yang mengalami kecelakaan di Kebun Kopi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah adalah milik Wakil Ketua PA Luwuk, Nurmaidah.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Muh Ruliansyah

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Salah satu mobil yang mengalami kecelakaan di Kebun Kopi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah adalah milik Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Luwuk, Nurmaidah.

Kendaraan pribadinya itu tertimpa mobil tangki gas PT Nubuwwa Saltika berkapasitas 13 ton yang terguling di Jl Trans Sulawesi Kebun Kopi Kabupaten Parimo Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (22/11/2021) sekitar pukul 14.30 Wita.

Beruntung, kejadian itu tidak menelan korban jiwa. Hanya mengalami kerugian materil.

"Mobilnya ibu wakil ketua-nya torang ini. Alhamdulillah semua selamat," kata seorang pegawai PA Luwuk, Herwanto Ahama, di salah satu grup WhatsApp.

Dia mengaku, saat kecelakaan mobil sedang parkir untuk antrean buka tutup jalan.

"Mobil sementara parkir menunggu buka tutup jalan, untungnya semua penumpang sudah keluar sekitar 5 menit sebelum kejadian," sambungnya.

Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di kilomter 11 Jalur Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (22/11/2021), sore.
Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di kilomter 11 Jalur Kebun Kopi, Desa Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, Kabupaten Parigi Moutong, Senin (22/11/2021), sore. (Handover/Polres Parimo)

Saat dikonfirmasi awak media secara terpisah, Herwanto mengaku Wakil Ketua PA Luwuk semobil bersama keluarganya.

"Kalau kronologisnya saya belum tahu pasti pak. Beliau di mobil sekeluarga, terus ada rombongan juga di mobil lain," ungkap Herwanto.

"Ada kegiatan Bimtek di Palu," sambungnya.

Mobil yang mengalami kecelakaan tersebut, lanjut dia, adalah mobil pribadi Wakil Ketua PA Luwuk.

Sedangkan mobil dinas dinas ditumpangi Ketua PA Luwuk.

"Kronologi kejadiannya sudah seperti video yang beredar. Karena video yang beredar itu direkam langsung teman yang sama-sama dalam rombongan," bebernya. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved