Breaking News:

100 Hari Taliban Berkuasa, Kini Terdengar Jeritan Warga Afghanistan: Tak Ada Lagi Masa Depan

Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan usai militer Amerika Serikat hengkang dari negara tersebut.

Editor: Muh Ruliansyah
Kompas.com Via AP
Kekacauan di bandara Kabul. Warga Afghanistan dan Amerika Serikat berbondong-bondong menuju bandara setelah Taliban mengklaim telah menguasai Kota Kabul. 

TRIBUNPALU.COM - Kurang lebih, 100 hari sudah Taliban berkuasa di Afghanistan.

Taliban mengambil alih kekuasaan di Afghanistan usai militer Amerika Serikat hengkang dari negara tersebut.

Lantas bagaimana keadaan Afghanistan kini di bawah kekuasaan Taliban?

Pertanyaan tersebut coba dijawab jurnalis BBC, Yalda Hakim.

Ia lahir di Afghanistan. Tapi keluarganya melarikan diri di masa pendudukan Uni Soviet tahun 1980-an.

Sekarang dia kembali ke Afghanistan untuk pertama kalinya, setelah Taliban merebut kekuasaan 100 hari yang lalu, berikut laporannya melansir BBC.

Baca juga: Sejarah Hari Guru Nasional, Diperingati Setiap 25 November, Dimulai Era Perjuangan Melawan Belanda

Saya menyadari bahwa kepulangan pertama saya ke negara kelahiran sejak Taliban berkuasa pada Agustus lalu, akan membuat saya bertanya-tanya.

Seberapa jauh negara ini telah berubah sejak Taliban menggulingkan pemerintahan yang didukung Barat? Akankah masyarakat Afghanistan mendapatkan kedamaian yang mereka dambakan?

Seperti apa masa depan perempuan dan anak perempuan Afghanistan yang sudah disingkirkan dari kehidupan publik oleh penguasa baru mereka?

Ada sebuah pertanyaan, yang saya tidak berharap akan menanyakannya kepada diri sendiri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved