Breaking News:

Sulteng Hari Ini

DPRD Sulteng Harap APBD 2022 Jadi Instrumen Penurunan Angka Kemiskinan

DPRD Sulawesi Tengah menggelar paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Provinsi Sulteng tahun anggaran 2022.

Penulis: Moh Salam | Editor: Muh Ruliansyah
Handover
Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira (dua dari kanan) saat memimpin paripurna pembahasan pandangan fraksi tentang APBD tahun anggaran 2022. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam

TRIBUNPALU.COM, PALU - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah menggelar paripurna membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Provinsi Sulteng tahun anggaran 2022.

Bertempat di ruang Sidang Utama DPRD Sulteng, Jl Sam Ratulangi Kelurahan Besusu Barat Kecamatan Palu Timur, Kota Palu.

Paripurna tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira, didampingi Wakil Ketua I Arus Abd Karim dan Wakil Ketua III Muharram Nurdin.

Sementara dari Pemprov Sulawesi Tengah dihadiri Pj Sekdaprov Sulteng Faizal Mang.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi di Sulteng Tembus 10,2 Persen

Selain membahas penetapan Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2022, agenda paripurna juga mendengarkan pandangan umum seluruh fraksi DPRD Sulteng.

Fraksi di DPRD Sulteng antara lain Nasdem, Golkar, Gerindra, PDI Perjuangan, Demokrat, PKB, Hanura, PAN, dan PKS.

Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah Nilam Sari Lawira mengungkapkan, pembahasan sekaligus penetapan Raperda ini diharapkan dapat menjadi instrumen fiskal dalam upaya mendukung penurunan angka atau pengentasan kemiskinan.

Selain itu dapat mendukung terbukanya dan penciptaan lapangan pekerjaan.

"Harapannya agar Upaya-upaya untuk mendukung sektor pendapatan harus dioptimalkan," tutur Ketua DPRD Sulteng, Kamis (25/11/2021).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved