Populer Bantu Hilangkan Jerawat, Jus Seledri Miliki Efek Samping jika Dikonsumsi Berlebihan
Mengonsumsi jus seledri berlebihan diketahui dapat menimbulkan berbagai efek samping dengan meningkatkan reaksi kimia di dalam tubuh.
TRIBUNPALU.COM – Belakangan ini di media sosial cukup populer mengonsumsi jus seledri dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mengatasi berbagai masalah kulit, mengatasi psiorasis hingga menyembuhkan berbagai penyakit kronis lainnya.
Minum jus seledri sempat digandrungi banyak orang yang mengikuti tren gaya hidup sehat, karena manfaat detoksifikasinya.
Baca juga: Manfaat Seledri bagi Tubuh, Turunkan Kadar Kolesterol hingga Jaga Kesehatan Rambut
Jus ini mulai dikenalkan oleh Anthony William alias Medical Medium.
Sebetulnya tubuh memiliki cara untuk mengeluarkan beragam racun dengan caranya sendiri.
Cara tubuh mengeluarkan racun didukung juga dengan aktivitas fisik dan konsumsi makanan sehat.
Meskipun baik dikonsumsi untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, dan mengatasi berbagai masalah kulit,namun mengonsumsi jus seledri berlebihan juga dapat menimbulkan efek samping dengan meningkatkan reaksi kimia di dalam tubuh.
Seperti yang dilansir Hellosehat dari laman Eating Well, Rachele mengatakan bahwa seledri sendiri memiliki zat kimia seperti furanocoumarin dan psoralens. Keduanya bersifat fototoksik jika masuk ke dalam tubuh.
Untuk lebih jelasnya kami telah melansir informasi mengenai efek samping mengonsumsi seledri dari OrganictFact dan juga Hellosehat berikut ini :
Sensivitas terhadap sinar matahari
Seledri dapat membuat kulit sensitif terhadap sinar matahari, yang secara teknis disebut fotosensitifitas.
Jika seledri bersentuhan dengan kulit, dapat menyebabkan kulit melepuh saat terkena sinar matahari.
Ini juga dapat menyebabkan kulit terbakar pada beberapa orang ketika mereka mengunjungi salon penyamakan kulit.
Menurut dokter kulit, seledri rentan terhadap infeksi jamur tanaman yang disebut Sclerotinia sclerotiorum, yang meningkatkan jumlah bahan kimia fotosensitisasi.
Menimbulkan reaksi alergi
Iritasi kulit seperti dermatitis kontak alergi (eksim), gatal-gatal, pembengkakan, dan benjolan kulit adalah ruam yang telah diakibatkan karena konsumsi seledri.
Dalam beberapa kasus furanocoumarin dapat menyebabkan kulit melepuh dan hiperpigmentasi.
Seledri dan produk seledri juga dikenal sebagai penyebab anafilaksis. Namun, kasus ini jarang terjadi.
Namun kasus anafilaksis ini jarang terjadi,danhanya terjadi pada orang yang berisiko memiliki anafilaksis saja.
Orang yang memiliki sensitif terhadap seledri juga sensitif terhadap tanaman dan rempah-rempah termasuk wortel liar, mugwort, biji adas atau ketumbar, birch, jintan, peterseli, adas manis, pisang raja, dan dandelion.
Diare dan kembung
Menurut situs Medical Medium, orang mungkin mengalami gejala detoks yang khas seperti tinja yang encer saat tubuh mencoba membuang racun.
Konsumsi seledri juga dapat menimbulkan reaksi kembung pada seseorang.
Namun, tidak ada penelitian yang mengkonfirmasi efek samping ini.
Mempengaruhi metabolisme
Efek samping minum jus seledri secara berlebihan dapat membahayakan kesehatan liver, serta mempengaruhi metabolisme tubuh.
Kenaikan tekanan darah
Seledri mengandung 30 mg sodium dalam setiap 40 gram.
Saat mengonsumsinya, Anda perlu memperhatikan takaran yang tepat.
Hal ini dikarenakan jus seledri bisa menimbulkan efek samping yang terkait dengan konsumsi tinggi sodium, seperti kenaikan tekanan darah dan kelebihan cairan tubuh.
Saat memutuskan untuk mengonsumsi jus seledri ini, pastikan Anda untuk mengawasi atau memantau kesehatan Anda.
Selain itu Anda juga dianjurkan untuk berkonsultasi ke dokter untuk efek samping mengonsumsi seledri pada tubuh Anda.
(TribunPalu.com/Linda)
Baca juga: Kenali Cara Baru Menanam Seledri di Rumah, Anda Bisa Menggunakan Pot Sederhana dengan Pupuk Kompos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/seledri.jpg)