Breaking News:

Wapres di Sulteng

Tokoh Pemuda Alkhairaat Sebut Kunjungan Wapres ke Huntap Tondo Tak Tepat

Husen menyebut masih banyak lokasi yang perlu diperhatikan ketimbang mengecek bangunan yang telah tersedia. 

Penulis: fandy ahmat | Editor: mahyuddin
handover
Wakil Presiden KH Maruf Amin di Hunian Tetap (Huntap) Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat

TRIBUNPALU.COM, PALU - Tokoh Pemuda Alkhairaat Husen Idrus Alhabsyie menilai, kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin ke kawasan Hunian Tetap (Huntap) Tondo, Kota Palu, tidak tepat. 

Menrutunya, agenda Wapres dalam rangka peninjauan perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Sulawesi Tengah (Sulteng) 2018 mestinya ke Hunian Sementara (Huntara)

Husen menyebut masih banyak lokasi yang perlu diperhatikan ketimbang mengecek bangunan yang telah tersedia. 

Terlebih lagi, kata dia, lokasi Huntap Tondo I dan II merupakan produk swasta (yayasan) alias non pemerintah. 

"Sebagai representasi negara, kehadiran pada kunjungan Huntap Tondo I II begitu disayangkan banyak pihak, baik penyintas, maupun aktivis," ujar Husen kepada TribunPalu.com, Sabtu (8/1/2022). 

Ia pun menyayangkan pemerintah yang tidak menyinggung soal huntap belum layak huni di Balaroa dan penolakan relokasi nelayan Teluk Palu. 

Baca juga: Wapres Maruf Amin Minta Layanan Publik di Sulteng Tak Lambat dan Berbelit-belit

"Agaknya pemerintah pusat maupun pemerintah daerah luput melihat inti permasalahannya. Seolah penyintas dianggap mampu menyembuhkan dirinya sendiri dari berbagai luka pascabencana," tutur Husen. 

Di sisi lain, kedatangan Maruf Amin membuat Husen teringat saat Presiden Jokowi mengunjungi Kota Palu di awal-awal bencana Sulteng.

Menurutnya, kedatangan kepala negara memberi pengaruh kuat dalam percepatan penanganan korban terdampak. 

Ia pun berharap berbagai persoalan terkait pascabencana segera dituntaskan usai Wapres memberi arahan. 

"Kunjungan RI 1 dulu seperti magic, mampu menyalakan listrik di Palu hanya dalam kurun waktu seminggu pascabencana. Semoga masih ada magic lain dari RI 2 dan ketiga Menteri saat berkunjung kemarin," ucap Husen.(*) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved