Breaking News:

Panduan Lengkap Memilih Vaksin Booster, Bolehkah Beda dari Vaksin 1 & 2 atau Harus Seragam?

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Alexander Ginting menjelaskan mengenai mekanisme pemilihan vaksin booster.

Editor: Imam Saputro
Wilfried Pohnke dari Pixabay
ilustrasi - Panduan Lengkap Memilih Vaksin Booster, Bolehkah Beda dari Vaksin 1 & 2 atau Harus Seragam? 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah resmi melaksanakan program vaksinasi dosis ketiga atau vaksinasi booster pada Rabu (12/1/2022).

Ada 5 jenis vaksin yang digunakan sebagai booster yakni CoronaVac/Sinovac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax.

Kategori vaksin

Sebelum memilih vaksin booster, penting untuk memperhatikan pengkategorian jenis vaksin sebagai homolog, heterolog, atau bisa keduanya.

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Alexander Ginting menjelaskan mengenai mekanisme pemilihan vaksin booster.

  • Vaksin homolog

Homolog sendiri berarti jenis vaksin primer atau vaksin dosis lengkap di awal sama dengan jenis vaksin booster,

"Homolog itu vaksin 1 dan vaksin 2 sejenis. Misalnya Sinovac, Sinovac, dan boosternya Sinovac (CoronaVac)," ujar Alex saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/1/2022).

 

Adapun jenis vaksin yang termasuk homolog yakni Sinovac, Moderna, dan Pzifer.

  • Vaksin heterolog

Sedangkan, untuk kategori heterolog yakni vaksin 1 dan vaksin 2 sejenis, tetapi boosternya bisa berbeda jenis vaksin.

"Heterolog itu contohnya Sinovac, Sinovac, dan boosternya Moderna," lanjut dia.

Alex menambahkan, untuk mereka yang berusia di atas 18 tahun menggunakan booster heterolog.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved