Breaking News:

Sulteng Hari Ini

YPR Sulteng Diskusikan Peran Masyarakat Sipil Dalam Penanganan Sampah di Kota Palu

Yayasan Pendidikan Rakyat (YPR) Sulteng menggelar diskusi terkait peran masyarakat sipil dalam penanganan sampah di Kota Palu.

Penulis: Ketut Suta | Editor: Haqir Muhakir
TRIBUNPALU.COM/SUTA
Manager Advokasi YPR Novilyana Onora 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Ketut Suta

TRIBUNPALU.COM, PALU - Yayasan Pendidikan Rakyat (YPR) Sulteng menggelar diskusi terkait peran masyarakat sipil dalam penanganan sampah di Kota Palu.

Kegitan itu berlangsung di ruang coffe Jl Balai Kota Timur, Kelurahan Tanamondindi, Kecamatan Mantikukore, Sulteng, Rabu (13/1/2022).

Itu dihadiri langusung oleh Kepala Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah Bahan Beracun Berbahaya, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, Hakli Sulteng.

Serta yayasan Sikola Mombine, Navoe Bank, Siangle Indonesia Kota Palu, Lingkar Hijau Palu, Perkumpulan Evergreen Indonesia, Walhi Sulteng dan Walhi Nasional dan undangan lainya baik langusung maupun virtual.

Dalam pemaparanya, Manager Advokasi YPR Novilyana Onora mengatakan, permasalahan terkait sampah yang dihadapi pemerintah daerah Kota Palu karena beberapa faktor.

Antaranya, kurangnya kendaraan operasional pengangkut sampah, jika dibandingkan dengan jumlah Tps tersedia.

Minimnya pengetahuan masyarakat terkait pengelolahan sampah.

Baca juga: Kejari Tolitoli Teken MoU Bersama BPJS Ketenagakerjaan, Guna Selesaikan Hukum di Bidang Perdata

Sinergitas antar instansi pemerintah terkait pengelolahan sampah, dan manajemen pengelolahan data.

"Selain itu masih minimnya kolaborasi antara pemda dan organisasi masyarakat sipil, dan kurangnya inovasi kreatif dalam pengelolahan sampah," kata Novilyana Onora.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved