Senin, 20 April 2026

SERBA SERBI

Mengenal Upacara Rakeho, Ritual Adat Sambut Kedewasaan Pria Suku Kulawi di Sulteng

Suku Kulawi menggelar upacara tradisional peralihan usia bagi seorang laki-laki dari masa anak-anak menuju dewasa.

Editor: mahyuddin
handover/kolase foto dari Instagram @soalkulawi
Upacara Adat Suku Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM - Terdapat banyak Suku Sulawesi Tengah dengan ragam kebudayaan yang diwariskan secara turun temurun.

Sayangnya, banyak dari tradisi itu tergerus zaman dan hanya menjadi bacaan di hari ini.

Kondisi itu diperparah Pandemi Covid-19 yang merebak di Sulawesi Tengah hingga pemerintah melarang kerumunan, tak terkecuali upacara adat.

Di antara upacara adat yang kerap diperingati suku-suku di Sulawesi Tengah adalah penyambutan kedewasaan.

Beberapa suku di Sulawesi Tengah menyambut kedewasaan seorang anak dengan upacara adat.

Di antaranya Suku Kulawi.

Suku Kulawi menggelar upacara tradisional peralihan usia bagi seorang laki-laki dari masa anak-anak menuju dewasa.

Baca juga: Lalove Suling Sakral Suku Kaili di Sulteng, Dipakai untuk Ritual Penyembuhan

Suku Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah
Suku Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (handover/collections.smvk.se)

Ritual itu oleh mereka disebut sebagai Upacara Rakeho yang dalam bahasa Indonesianya adalah meratakan gigi bagian depan atas dan bawah serata dengan gusi.

Bukan hanya untuk mencari keselamatan, upacara ini juga dimaksudkan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan yang berkaitan dengan keharmonisan hubungan rumah tangga.

Waktu pelaksanaan Upacara Rakeho tidak terikat pada perhitungan waktu, hari, atau bulan, namun disesuaikan dengan kemampuan orang tua yang hendak menyelenggarakannya.

Biasanya, upacara ini dilaksanakan setelah panen karena di saat itulah orang tua memiliki kemampuan untuk menggelar upacara adat.

Dalam pelaksanaannya, Upacara Rakeho melibatkan seorang Topekeho (dukun) yang memiliki keahlian dalam mengikir gigi.

Keahlian Topekeho diwariskan secara turun temurun dari pendahulunya.

Sebagaimana upacara pada umumnya, Upacara Rakeho juga memiliki tahapan.

Upacara diawali dengan pemakaian baju dan puruka (celana pendek atau cawat) yang berwarna putih pada si anak oleh Topekeho.

Baca juga: Wanitanya Cantik-cantik, Suku Ini Punya Ritual Berbagi Istri, Bisa Tukar Pasangan Selama 3 Malam

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved