Sulteng Hari Ini
50 Tahun Lahan GOR Siranindi Palu Belum Dibayar, Warga Curhat Ingin Bertemu Gubernur
Tanah warga di lokasi Gedung GOR Siranindi Jl Moh Yamin, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, belum dibayar pemerintah.
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Fandy Ahmat
TRIBUNPALU.COM, PALU - Tanah warga di lokasi Gedung GOR Siranindi Jl Moh Yamin, Kelurahan Tanamonindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, belum dibayar pemerintah.
Tak tanggung-tanggung, seorang ahli waris pemilik lahan Abdul Rahman menyebut hal itu sudah berlangsung selama 50 tahun.
"Pemilik lahan di sini ada delapan orang. Saya saksi hidup sejak pengukuran tahun 1972 dan sampai sekarang belum dibayar pemerintah Sulawesi Tengah," ujar Rahman, Selasa (22/2/2022).
Lahan GOR Siranindi memiliki luas 10.295 meter persegi dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) tanah sebesar Rp 1.572.000/meter.
Baca juga: Komandan KKB Papua Tewas Usai Serang Bandara Aminggaru, Disebut Salah Satu Prajurit Terbaik
Rahman menjelaskan, persoalan ini pernah bergulir di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) hingga Pengadilan setempat.
Selama 3 kali hearing di DPRD, pihak pemerintah tidak bisa menunjukkan bukti kepemilikan atas lahan GOR Siranindi.
Demikian pula dalam 25 kali sidang di pengadilan, pemerintah tak bisa memperlihatkan bukti sehingga
hakim selalu menyatakan gugatan tidak dapat diterima karena mengandung cacat formil (NO).
"Pengelola gedung ini pihak KONI. Tapi biar siapa pengelolanya tapi itu kan ilegal, bukan miliknya karena belum dibayar," tutur Rahman.
Akibat hal tersebut, Rahman saat ini menutup lokasi dengan memasang papan bertuliskan "Ya Allah Sudah 50 Tahun Lokasi GOR Belum Dibayar oleh Pemda Sulteng".
Rahman mengatakan, pihaknya juga sempat dimediasi oleh Komite Olahraga Nasional (KONI) Sulawesi Tengah.
Dalam pertemuan itu, KONI Sulteng menyarankan agar dirinya mengajukan gugatan atau menggelar demonstrasi.
"Disarankan saya untuk menggugat. Untuk apa menggugat, kan ini milik saya. Saya juga tidak setuju kalau demo karena khawatir ada yang membuat rusuh," ungkap Rahman.
Baca juga: Asrama Haji di Palu Dibuka Kembali Untuk Insolasi Terpadu Pasien Covid-19
Pria 65 tahun itu mengaku terus menunggu itikad baik pemerintah untuk menuntaskan pembayaran lahan GOR Siranindi.
Ia pun berharap dapat bertemu dan bicara langsung dengan Gubernur Sulteng Rusdy Mastura terkait masalah tersebut.