Berikut Bahaya Mengonsumsi Telur Mentah, Simak Juga Cara Mengolah dan menyimpannya yang Tepat
Mengonsumsi telur mentah bisa menimbulkan infeksi bakteri salmonella dan bisa memicu diare, kram perut, mual, muntah, dan dehidrasi y
TRIBUNPALU.COM – Telur diketahui mengandung ntioksidan serta asam lemak omega-3 dan kolin yang baik untuk kesehatan saraf dan otak.
Aneka olahan telur diketahui mudah diolah dan banayk digemari.
Menyajikan telur mentah atau telur yang belum matang sempurna di beberapa hidangan tertentu terlihat menggiurkan.
Selain itu, makanan yang disajikan dengan telur mentah juga cukup populer di kalangan anak muda.
Sebenarnya, kandungan gizi telur matang tidak jauh berbeda dengan telur mentah. Proses memasak memang dapat mengurangi kandungan nutrisi dalam telur seperti vitamin A, vitamin B, fosfor, kalium, dan antioksidan.
Namun, proses memasak telur tidak membuat kandungan nutrisi tersebut banyak berkurang, sehingga nilai gizi pada telur matang tetap tinggi.
Ternyata, mengonsumsi telur mentah diketahui dapat membahayakan diri Anda.
Melansir dari laman Kompas.com, mengonsumsi telur mentah bisa menimbulkan infeksi bakteri salmonella.
Infeksi salmonella bisa memicu diare, kram perut, mual, muntah, dan dehidrasi yang bisa menyerang siapa saja.
Biasanya, hal ini rentan terjadi pada orang dengan sistem kekebalan lemah (seperti kanker, HIV atau AIDS) atau penyakit radang usus (seperti kolitis ulserativa atau penyakit Crohn).
Selain telur, infeksi salmonella bisa datang dari makanan yang tidak dicuci, daging mentah, dan makanan kemasan.
Melansir dari TribunBali Anak-anak yang mengonsumsi telur mentah juga rentan jatuh sakit karena sistem kekebalan tubuh mereka masih lemah dan belum berfungsi sempurna seperti orang dewasa.
Dalam kasus yang jarang terjadi, Salmonella dapat menyebabkan kram di rahim wanita hamil yang dapat menyebabkan kelahiran prematur atau bayi lahir mati.
Orang yang berusia di atas 65 tahun lebih mungkin meninggal karena infeksi yang ditularkan melalui makanan.
Hal ini dikarenakan sistem pencernaan mereka juga melemah seiring bertambahnya usia.
Untuk meminimalisir terjadinya infeksi bakteri akibat telur mentah tersebut, Anda perlu memperhatikan penyimpanan dan pengolannya.
Mengutip dari hellosehat, berikut cara tepa menyimpan dan mengolah telur:
1. Teliti dalam memilih telur
Sebelum Anda memutuskan untuk membeli telur, sebaiknya selalu perhatikan setiap butir telurnya.
Pilihlah telur yang memiliki permukaan halus, tidak berbau, dan kulitnya bersih, utuh atau tidak retak. Janganlah memilih telur yang sudah retak karena telur tersebut berisiko terkontaminasi bakteri.
2.Bersihkan telur sebelum menyimpannya.
Sebelum Anda menyimpannya, sebaiknya cuci telur terlebih dahulu.
Untuk mencuci telur, Anda perlu merendamnya dengan air hangat selama beberapa menit lalu gosok permukaan telur secara perlahan.
Setelah telur bersih dan sudah kering, simpan telur diwadah tertutup lalu letakkan di dalam kulkas.
3. Masak telur hingga matang
Setelah mengetahui bahaya konsumsi telur mentah, sebaiknya Anda mulai memasak telur hingga matang.
Jika ingin merebus, Anda membutuhkan waktu berkisar 6 hingga 10 menit sampai telur matang sempurna.
Jika ingin menggorenya, maka perhatikan agar telur matang dengan sempurna dengan melihat warna kuning dan putih telur sudah berubah warna dan mulai memadat.
Baca juga: 6 Tips Menurunkan Kadar Kolesterol Secara Alami, Anda Dapat Memanfaatkan Ketumbar hingga Makan Telur
(TribunPalu.com/Linda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/telur-mentah.jpg)