DMI Sulteng
DMI Sulteng Sudah Kumpulkan 70 Kantong Darah Selama Sepekan di Ramadan 2022
Sekretaris DMI Sulteng menyebutkan, hingga malam ketujuh bulan Ramadan sudah terkumpul 70 kantong darah dengan berbagai golongan.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah bersama Palang Merah Indonesia bekerjasama gelar donor darah selama Ramadan 2022.
Hal itu diungkapkan Sekretaris Umum DMI Sulteng Muchtar Ibnu Mas'ud, Minggu (10/4/2022).
Ia mengatakan, donor darah itu dilakukan selama bulan Ramadan 2022 di Kantor DMI Sulteng Jl Balaikota Utara, Tanamodindi, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu.
"Jadi donor darah yang dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian DMI terhadap masalah-masalah sosial yang dihadapi umat, salah satunya mengenai pemenuhan kebutuhan darah," ungkap Sekretaris DMI Sulteng.
"Masyarakat yang menjalani perawatan medis di rumah sakit membutuhkan darah, karena itu mencoba membantu masyarakat dengan menggelar donor darah selama bulan Ramadan ini," kata Muchtar menambahkan.
Pengurus Masjid Al-Munawwarah Palu itu menyebutkan, hingga malam ketujuh bulan Ramadan sudah terkumpul 70 kantong darah dengan berbagai golongan.
Baca juga: Unismuh Palu Bentuk Tim Safari Ramadan, Tiga Kabupaten Jadi Lokasi Kunjungannya
Kata Muchtar, pelaksanaan Donor darah itu dilakukan selama Ramadan usai Salat Isya dan Tarawih.
"Kami bersyukur karena program ini mendapat respons yang baik dari masyarakat, dibuktikan dengan antusias masyarakat mengikuti donor darah ini," ujar Muchtar.
Sekretaris DMI Sulteng itu menjelaskan, setiap pendonor darah diberikan sembako untuk pemenuhan kebutuhan pangan di bulan Ramadan.
"Sembako ini berasal dari Ketum PW DMI Sulteng Ahmad M Ali," sebut Muchtar.
Baca juga: Tinjau Lokasi Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Kulawi, Bupati Sigi Optimis Awal Tahun Beroperasi
Sementara itu Pengurus PMI Sulteng Harris Abdullah mengemukakan kerja sama PMI dengan DMI merupakan satu terobosan baru untuk membantu masyarakat Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu.
"Karena di bulan Ramadan, PMI sulit mendapatkan stock darah berbagai golongan darah. Maka, kerja sama ini sangat memudahkan PMI untuk mendapatkan stock darah demi memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Harris.
Menurutnya, sebagian masyarakat yang menjalani perawatan medis di rumah sakit di Sulteng, sangat membutuhkan darah.
Sehingga untuk memenuhinya, dibutuhkan kerja sama dan inovasi yang bertujuan untuk mengurangi beban masyarakat.
Kata dia, kerja sama dalam bentuk bakti sosial untuk pemenuhan stock darah sangat penting dilakukan secara berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak susah mencari darah.
"Karena itu PMI Sulteng siap untuk bekerja sama dengan multi pihak termasuk dengan DMI Sulteng dalam rangka donor darah. PMI Sulteng juga mendorong masyarakat untuk ikut serta dalam kegiatan-kegiatan sosial donor darah, sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk saling meringankan beban sesama manusia," tuturnya. (*)