Sulteng Hari Ini
UIN Datokarama dan DMI Tingkatkan Kompetensi Pegawai Syara di Sulteng
Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah, Senin (11/4/2022).
Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam
TRIBUNPALU.COM, PALU - Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu bekerjasama dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah, Senin (11/4/2022).
Kerjasama itu untuk meningkatkan kompetensi pengelola kegiatan peribadatan dan keagamaan kepada pegawai syara se Sulawesi Tengah.
Prof Sagaf S Pettalongi selaku Rektor UIN Datokarama Palu menuturkan, peningkatan kompetensi pegawai syara merupakan satu bentuk tuntutan dan tanggung jawab tri dharma perguruan tinggi yang melekat pada UIN Palu.
Dia mengatakan, ruang lingkup tri dharma perguruan tinggi meliputi pendidikan dan pengajaran, pengabdian masyarakat, dan penelitian.
Sehingga untuk peningkatan kompetensi pegawai syara termasuk pengembangan fungsi masjid akan dilakukan secara bersama dengan Dewan Masjid Indonesia.
"Jadi kalau dibagian pendidikan dan pengajaran, pihak kampus bersama DMI dapat melakukan pelatihan dan pembinaan sumber daya manusia dan keterampilan pegawai syara mengenai baca dan tulis Alquran, serta pengembangan wawasan keislaman," ungkap Sagaf.
Baca juga: Mahasiswa Bakar Ban di Depan Kantor DPRD Banggai, Tolak Wacana Jokowi 3 Periode
Menurutnya, di bidang pengabdian masyarakat dapat melakukan pembinaan 'life skill' sebagai upaya pemberdayaan pegawai syara.
"Mengenai penelitian UIN Datokarama bersama DMI dapat melakukan riset-riset yang berkaitan dengan peran dan fungsi masjid dalam merawat harmonisasi antar umat beragama, serta riset yang berkaitan dengan pengembangan fungsi masjid," ujarnya.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulteng Ahmad M Ali merespon akan kerjasama dengan UIN Datokarama Palu tersebut.
Menurutnya, dalam meningkatkan kompetensi pegawai syara dan pengembangan fungsi masjid harus melibatkan banyak pihak.
"Pembinaan dan peningkatan kompetensi imam masjid dan pegawai syara, serta pengembangan fungsi masjid, memang harus melibatkan multi pihak, baik pemerintah dan perguruan tinggi," kata Legislator Partai Nasdem itu.
Ia menuturkan, DMI Sulteng siap berkolaborasi untuk mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid.
"Kami juga bakal gandeng pondok pesantren sebagai tempat pembinaan kompetensi para imam dan pegawai syara di Sulawesi Tengah," jelasnya. (*)