Kabar Terbaru Ade Armando Menangis Ingat Pengeroyokan: Lambat 5-10 Menit Saya Mati
Kondisi kesehatan pegiat media sosial Ade Armando berangsur pulih setelah mengalami pengeroyokan beberapa waktu lalu.
Pasalnya, jika terlambat 5 menit, nyawanya tidak tahu apakah masih tertolong atau tidak.
"Saya bersyukur sama Allah. Dokter juga bilang kalau saja saya terlambat sekitar 5-10 menit ditolong polisi, saya mungkin hal terburuknya saya sudah mati.
Atau enggak, ada kelumpuhan atau ada kerusakan otak. Alhamdulillah itu semua tidak terjadi," ungkapnya.
Ade Armando pun menyebut mukjizat kini ia bisa sembuh setelah satu bulan peristiwa mengenaskan itu terjadi.
"Mukjizat adalah kata yang over, tapi ini karunia Tuhan yang memberi kesempatan saya untuk tetap hidup," ujar Ade Armando.
Kemudian, ketika disinggung trauma soal pengeroyokan, Ade Armando mengaku sudah mulai berdamai.
"Saya sudah berdamai," jawab Ade Armando saat ditanya Rosi mengenai insiden pengeroyokan itu.
Kendati begitu, Ade Armando mengaku masih belum berani menonton video yang memperlihatkan detik-detik pengeroyokan dirinya.
"Gak semuanya, gak tahan saya, sebagian (yang ditonton)," tutur Ade Armando.
Diakui Ade Armando, dirinya sama sekali tidak menyangka akan dikeroyok massa.
"Saya tidak pernah membayangkan mereka mengincar saya. Saya baru tahu videonya belakangan, kalau saya itu ternyata diincar," ungkapnya.
Kemudian, Ade Armando menceritakan detik-detik pengeroyokan dirinya yang masih diingatnya.
Ia tidak menduga akan dikeroyok banyak orang.
"Tiba-tiba ada yang mulai memukul kepala saya, memukul kaki, saya terjerembab. Ketika itulah pengeroyokan terjadi.
Saya tidak menduga bahwa pemukulan itu dilakukan oleh begitu banyak orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ade-armandoo.jpg)