Kabar Terbaru Ade Armando Menangis Ingat Pengeroyokan: Lambat 5-10 Menit Saya Mati
Kondisi kesehatan pegiat media sosial Ade Armando berangsur pulih setelah mengalami pengeroyokan beberapa waktu lalu.
Saya pikir cuma 3-4 orang," papar Ade Armando.
Lantas, Rosi menyinggung kalau Ade Armando ini tak hanya jadi korban kekerasan, tapi juga sudah dipermalukan di depan umum.
"Aksi kekerasan itu tidak hanya sekedar pemukulan yang sangat berisiko pada nyawa Anda, tapi juga mempermalukan," ucap Rosi.
"Iya, ya," jawab Ade Armando sambil angguk-anggukkan kepala.
"Tidak hanya sekedar kekerasan, tapi juga dipermalukan di depan publik," tambahnya.
"Dengan melucuti pakaian Anda," timpal Rosi.
Disinggung seperti itu, Ade Armando kembali menyebut dirinya masih tidak berani melihat video pengeroyokan tersebut.
"Apakah ini bagian dari memori yang ingin Anda ingat? Dan bagaimana respons keluarga Anda?" tanya Rosi lagi.
"Saya sampai sekarang belum berani melihat itu secara keseluruhan, saya cuma melihat secara sekelebat tanpa sengaja di media sosial," ucap Ade Armando.
Sambil menangis, Ade Armando mengaku tidak mau mengingat lagi kenangan buruk tersebut.
Apalagi jika melihat kondisi istri dan anak-anaknya.
"Foto saya berdarah-darah, saya hampir ditelanjangi, jadi saya tidak ingin melihatnya.
Apalagi keluarga saya, apalagi istri dan anak-anak saya, pasti mereka gak mau lihat," ucap Ade Armando sambil terisak.
Ade Armando sempat terdiam cukup lama dan menangis di depan Rosi.
Menyadari ia sedang disorot kamera, Ade Armando kemudian mengusap air matanya.
"Sorry, maaf ya," ucap Ade Armando kepada Rosi.(*)
(Sumber: TribunPekanbaru.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/ade-armandoo.jpg)