Sulteng Hari Ini

Bupati Sofyan Kaepa Hadiri Upacara Adat Mabangun Tunggul, Wajib Kelilingi Rumah Adat Tiga Kali

Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menyambut baik kegiatan itu dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semua aktivitas daerah.

Penulis: Citizen Reporter | Editor: mahyuddin
handover
Perangkat Adat Banggai, Basalo Sangkap bersama Tomundo Banggai menggelar Upacara Adat Mabangun Tunggul Kamali Padang Laya Babasaloan Kokini di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Banggai Laut, Kamis(14/7/2022). 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Perangkat Adat Basalo Sangkap bersama Tomundo Banggai menggelar Upacara Adat Mabangun Tunggul Kamali Padang Laya Babasaloan Kokini di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Banggai Laut, Kamis(14/7/2022).

Ramli Yusuf selaku ketua panitia pelaksana dalam sambutannya mengatakan Upacara Adat Mabangun Tunggul menunjukkan dekatnya hubungan antara agama dan adat masyarakat Banggai.

Upacara Adat Mabangun Tunggul menyiratkan adat bersendi syara dan syara bersendi kitabullah yang merupakan filosofi hidup pegangan masyarakat Bakamalian Padang Laya.

“Upacara adat ini bertujuan untuk menolak bala serta membersihkan diri dari segala penyakit yang tidak diinginkan,” kata Ramli Yusuf.

Upacara Adat Mabangun Tunggul digelar warga setiap tahun pada bulan ketiga saat bulan purnama.

Baca juga: Desa di Tolitoli dan Banggai Laut Masuk 100 Besar Nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022

Acara diawali dengan mengelilingi rumah adat Kamali Padang Laya sebanyak tiga kali.

Ritual tersebut wajib dilakukan kepada seluruh tamu yang hadir, termasuk kepala daerah.

Diiringi musik tradisional, para perangkat adat memulai prosesi Upacara Adat Mabangun Tanggul dengan mengelilingi Kamali Padang Laya dan mendirikan tunggul.

Tunggul adalah bendera pusaka para leluhur masyarakat Banggai yang terdiri dari dua warna, merah dan putih.

Merah adalah darah dan putih adalah tulang.

Bupati Banggai Laut Sofyan Kaepa menyambut baik kegiatan itu dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap semua aktivitas yang menyangkut kepentingan pembangunan di Banggai Laut.

Perangkat Adat Banggai Laut
Perangkat Adat Banggai, Basalo Sangkap bersama Tomundo Banggai menggelar Upacara Adat Mabangun Tunggul Kamali Padang Laya Babasaloan Kokini di Desa Lambako, Kecamatan Banggai, Banggai Laut, Kamis(14/7/2022).

Menurutnya, budaya merupakan potensi daerah yang mendatangkan keuntungan bagi daerah.

“Untuk itu pemerintah akan selalu memback up segala bentuk kegiatan masyarakat adat yang punya implikasi untuk membangun daerah Banggai Laut,” tutur Sofyan Kaepa.

Dia berjanji, pemerintah akan membangun dan memfasilitasi segala bentuk kebudayaan yang nantinya menjadi Pariwisata daerah yang bisa dinikmati masyarakat luas.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved