Tips Kesehatan
Tahukah Kamu Jahe dan Bawang Putih Dapat Cegah Kanker hingga Tingkatkan Imunitas? Ini Faktanya
Jika digabungkan, bawang putih dan juga jahe bermanfaat bagi kesehatan seperti mencegah kanker, mangatasi kerusakan sel hingga meningkatkan imunitas.
Ini membantu menjaga tingkat ROS tetap seimbang. Namun, ketika sistem ini kewalahan, stres oksidatif terjadi, yang menyebabkan kerusakan sel.
Studi menunjukkan bahwa bawang putih dan jahe dapat membantu mengurangi penanda stres oksidatif, termasuk senyawa malondialdehid yang sangat reaktif dan merusak.
Ini juga secara signifikan menurunkan kadar senyawa malondialdehid yang merusak.
3. Bermanfaat bagi kesehatan koognitif
Mengkonsumsi bawang putih dan jahe secara teratur atau mengonsumsi suplemen bawang putih dan jahe dapat membantu melindungi otak Anda dan meningkatkan kognisi.
Beberapa studi populasi telah menyarankan bahwa mengkonsumsi bawang putih mungkin sangat membantu untuk melindungi terhadap gangguan kognitif pada populasi tertentu.
Sebuah studi populasi 2019 yang melibatkan 27.437 orang tua Tiongkok menemukan bahwa mereka yang lebih sering mengonsumsi bawang putih cenderung tidak mengalami gangguan kognitif.
Mereka juga hidup lebih lama daripada mereka yang jarang mengonsumsi bawang putih.
Para ilmuwan perlu melakukan lebih banyak penelitian tentang fenomena ini, termasuk penelitian pada kelompok orang lain.
Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi bubuk bawang putih dapat meningkatkan daya ingat dan perhatian pada orang dewasa yang sehat.
4. Kurangi risiko penyakit jantung
Penelitian telah menunjukkan bahwa bawang putih dan jahe memiliki sifat pelindung jantung yang kuat dan dapat membantu mengurangi beberapa faktor risiko penyakit jantung, termasuk:
- Tekanan darah tinggi.
- Kolesterol tinggi.
- Kadar gula darah tinggi.
Penelitian lain menunjukkan bahwa bawang putih membantu mengurangi tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, dan membantu mencegah aterosklerosis, atau penumpukan plak di arteri.
Suplemen jahe juga dapat membantu meningkatkan kontrol gula darah dan mengurangi kadar trigliserida, kolesterol total, dan penanda inflamasi pada penderita diabetes.
Ini penting karena penderita diabetes memiliki peningkatan risiko penyakit jantung.