Sigi Hari Ini

Ada Warga Terdampak Gempa 2018 Tapi Teranulir Sebagai Penerima Huntap, Begini Penjelasan PUPR

Calon penerima Huntap yang tidak lolos verifikasi dari Satgas PUPR sebab tidak sesuai dengan SK Gubernur Sulawesi Tengah. 

Penulis: Moh Salam | Editor: mahyuddin
TRIBUNPALU.COM/SALAM
Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Camat Sigi Biromaru mengumpulkan korban terdampak bencana 2018 silam yang belum mendapatkan hunian tetap maupun stimulan. Warga terdampak gempa 2018 dikumpulkan pemerintah di di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (10/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Moh Salam 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Pemerintah Kabupaten Sigi melalui Camat Sigi Biromaru mengumpulkan korban terdampak bencana 2018 silam yang belum mendapatkan hunian tetap maupun stimulan. 

Warga terdampak gempa 2018 dan belum menerima hunian tetap dikumpulkan pemerintah di di Aula Kantor Bupati Sigi, Desa Kotapulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Rabu (10/8/2022).

Dalam pertemuan itu, warga yang belum menerima hunian tetap diberikan penjelasan oleh Kalak BPBD Sigi, Kadis PU Sigi dan Satgas PUPR terkait sejumlah nama calon penerima Huntap PUPR di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru yang teranulir.

Hadir dalam pertemuan itu antara lain Camat Sigi Biromaru Mohammad Zain, Kalak BPBD Sigi Asrul Repadjori, Kadis PU Sigi Henri Kusuma Rombe, Wijan selaku TA Rumah Tahan Gempa OSP Central Sulawesi Rehabilitation and Reconstruction Project (CSRRP) Bidang Perumahan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR dan Koordinator Posko Region 2 Kabupaten Sigi. 

Baca juga: Rumah Rusak di Zona Likuifaksi Berhak Terima Huntap, Pembangunan di Sulteng Capai 45 persen

Kadis PU Sigi Henry Kusuma Rombe menuturkan, ada sejumlah kriteria penerima Huntap milik PUPR.

Dia mengatakan, KK Gendong tidak berhak menerima Huntap milik PUPR di Desa Pombewe. 

"Kriteria untuk dapat Huntap sesuai SK Gubernur seperti warga yang terkena bencana, dan memiliki aset berupa rumah dibuktikan dengan SKPT," ujar Henry, Kamis (11/8/2022).

Sementara itu Tenaga Ahli Rumah Tahan Gempa Wijan menjelaskan, pihaknya tidak dapat serta merta mencoret nama-nama calon penerima Huntap.

"Nanti akan diproses lagi, tanggal 17 Agustus itu untuk proses yang akan membangun, nanti kalau itu sudah terbangun akan kita verifikasi lagi. Dari 205 sudah terbangun dan layak 89 dan sisanya 116 unit," ujar Wijan.

Dia pun mengatakan, calon penerima Huntap yang tidak lolos verifikasi dari Satgas PUPR sebab tidak sesuai dengan SK Gubernur Sulawesi Tengah

"Sekali lagi PUPR tidak mencoret tapi PUPR harus akan mengembalikan kepada pemerintah daerah karena kami menemukan hal yang berbeda dengan aturan yang ada sesuai SK Gubernur," katanya.

Baca juga: Kementerian PUPR Bangun 605 Huntap di Pombewe Sigi, 205 Unit Masih Tahap Verifikasi

Menurutnya, hingga tanggal 5 Agustus Satgas PUPR sudah mengusulkan ke Pemkab Sigi untuk diterbitkan SK Penghunian Huntap di Desa Pombewe. 

"Jadi tanggal 5 Agustus menyurat ke Bupati Sigi, Ada 89 KK bisa diterbitkan SK penghuniannya," ucap Wijan.

Hingga saat ini dari Huntap PUPR di Sigi sebanyak 205 unit tahap 1B tersisa 116 unit yang masih akan dilakukan verifikasi calon penerimanya.

"Jadi tanggal 17 Agustus itu adalah perintah dari Dirjen untuk menghitung kebutuhan jumlah yang harus dibangun lagi Karena dari Kementerian PUPR 23 Desember 2023 itu semuanya sudah selesai. Maka 17 Agustus ini adalah pintu terakhir supaya kita bisa menyelesaikan di 23 Desember 2023," jelas Wijan.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved