Banggai Hari Ini
Tabung Gas 12 Kg Meledak, 4 Rumah Rusak Ringan di Toili Banggai
Tabung gas milik Wahid Suprianto itu disebutkan akan digunakan untuk mengisi balon udara.
Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
Laporan Jurnalis TribunPalu.com, Asnawi Zikri
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Sedikitnya empat rumah warga Desa Margakencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, rusak terdampak ledakan Tabung Gas, Sabtu (13/8/2022) sekira pukul 10.45 Wita.
Polisi memastikan bahwa ledakan itu berasal dari Tabung Gas Elpiji 12 kilogram.
Tabung Gas milik Wahid Suprianto itu disebutkan akan digunakan untuk mengisi balon udara.
Wahid memasukkan kaleng minuman soda, kemudian menambahkan kembali soda api dan air ke dalam Tabung Gas Elpiji 12 Kg yang telah dimodifikasi.
Kemudian, Wahid Suprianto mentutup dan menyiram tabung tersebut agar tidak panas.
Nahas, tanpa disadari Tabung Gas elpiji meledak dan mengenai beberapa rumah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hasil identifikasi sementara dari pihak kepolisian, disebutkan bahwa penyebab ledakan Tabung Gas elpiji modifikasi diduga karena panas melebihi ambang batas.
Baca juga: Warga Lahir 17 Agustus akan Dapat SIM Gratis di Banggai, Begini Caranya
Kejadian di rumah Wahid Suprianto, tepatnya di Desa Margakencana itu sempat mengundang keramaian.
Warga yang mendengar bunyi ledakan terkejut lalu mencari sumber suara.
Bahkan, anggota Polsek Toili yang dipimpin Aiptu Syamsuddin bersama anggota Piket polsek Toili, langsung turun ke TKP untuk melakukan tindakan kepolisian berupa pertolongan, penyelamatan, penyelidikan dan pengamanan.
Anggota saat sampai di TKP mendapati beberapa rumah milik warga dalam keadaan rusak ringan yang di akibatkan ledakan Tabung Gas elpiji.
Polisi juga langsung memasang garis polisi.
Setelah mencari saksi, polisi kemudian mengamankan tabung gas elpiji berwarna biru ke Mapolsek Toili.
Baca juga: Dikhawatirkan Melarikan Diri, Kejati Sulteng Tahan Kadis PUPR Banggai Laut
Tak sampai di situ, polisi juga melakukan pendalaman terhadap saksi, menjaga kemungkinan adanya sabotase dalam kejadian ledakan Tabung Gas elpiji ukuran 12 kg tersebut.
Adapun 4 rumah warga yang mengalami kerusakan antara lain, rumah milik Wahid Suprianto (41), Moh Zuki Kurniawan (32), Niko (42) dan Ayuni (52).
Meski terjadi ledakan dahsyat, namun kerusakan pada ke empat rumah masih dikategorikan ringan.
Bahkan, polisi menaksir kerugian materil akibat ledakan tabung gas elpiji 12 kilogram itu hanya Rp 2,5 juta.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/Polisi-di-Toili-Banggai-Olah-TKP.jpg)