Banggai Hari Ini

Sikapi Perkelahian Siswi SMP, Kapolsek Luwuk Minta Sekolah Beri Sanksi Tegas

Menurut mantan Kapolsek Toili ini, sekolah merupakan tempat menimbah ilmu yang nantinya para pelajar akan menjadi generasi penerus bangsa.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: mahyuddin
handover
Kapolsek Luwuk AKP Candra memberikan arahan kepada siswa-siswi SMP Luwuk usai pertemuan membahas Perkalihan Siswi yang viral di media sosial, Selasa (16/8/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pemerintah Kabupaten Banggai dan pihak kepolisian menyikapi Perkelahian Siswi SMP yang viral di media sosial, Selasa (16/8/2022).

Belakangan diketahui, Perkelahian Siswi yang viral di media sosial itu melibatkan pelajar dari SMP Negeri Luwuk.

Dalam pertemuan yang berlangsung di SMP Negeri Luwuk, Kapolsek Luwuk AKP Candra bersama Kasat Pol PP, Camat Luwuk, Kepala Sekolah dan Komite sangat menyangkan terjadinya Perkelahian Siswi di lapangan Bumi Mutiara Luwuk, Senin (15/8/2022).

“Perlunya diberikan sanksi tegas dari pihak sekolah kepada siswi yang melakukan perkelahian tersebut," kata AKP Candra, Selasa (16/8/2022).

Tak hanya siswi yang terlibat perkelahian yang harus diberikan sanksi, namun juga yang merekam kejadian tersebut.

“Tata tertib apapun kalau tidak dilaksanakan juga sama halnya tidak akan memberi efek jera,” ucap AKP Candra.

Baca juga: Viral di Media Sosial, 2 Pelajar Perempuan Luwuk Banggai Baku Jambak di Lapangan

Karena itu, kata Candra, peran aktif dari lembaga pengawasan, pihak sekolah harus memberikan sanksi dan tidak ada tawar menawar lagi karena ini sudah memprihatinkan.

“Orangtua dan guru juga harus berperang aktif mengawasi anak-anaknya. Perlu dilakukan pemeriksaan HP yang mereka miliki,” kata Candra.

Menurut mantan Kapolsek Toili ini, sekolah merupakan tempat menimbah ilmu yang nantinya para pelajar akan menjadi generasi penerus bangsa.

Sebelumnya, vral di media sosial video aksi Perkelahian Siswi berdurasi 29 detik itu.

Peristiwa itu terjadi di lapangan Bumi Mutiara Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk.

Seorang siswi terlihat mengenakan pakaian seragam putih biru dan berjilbab.

Sedangkan siswi satunya hanya mengenakan baju kaos hitam dan bercelana pendek putih. 

Baca juga: 4 Rumah di Balantak Banggai Terbakar, Kerugian Capai Rp 100 Juta

Mereka berkelahi, saling jambak, hingga beberapa kali jatuh di rumput lapangan yang diketahui akan digunakan sebagai lokasi upara detik-detik peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2022 nanti.

Parahnya, sejumlah siswi SMP lainnya hanya menyaksikan adu jotos itu, bukannya cepat-cepat melerai.

Aksi pelajar putri ini mengundang banyak keprihatinan warga Kota Luwuk.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved