Selasa, 14 April 2026

Banjir Banggai

Banjir dan Tanah Longsor Landa 4 Desa di Kecamatan Bunta Banggai

Bencana alam banjir dan longsor melanda empat desa di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Minggu (4/9/2022).

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Bencana alam banjir dan longsor melanda empat desa di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Minggu (4/9/2022). 

Laporan Jurnalis TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Bencana alam banjir dan longsor melanda empat desa di Kecamatan Bunta, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Minggu (4/9/2022) malam.

Adapun empat desa yang terdampak banjir dan longsor yakni Desa Huhak, Desa Lontio, Desa Koili dan Desa Longgolian.

Tim gabungan yang terdiri dari Polsek bersama Koramil, Pemerintah Kecamatan Bunta, BPBD, dan instansi terkait lainnya langsung terjun ke lokasi guna membantu warga terdampak.

“Bencana ini disebabkan intensitas curah hujan tinggi di wilayah Kecamatan Bunta,” ungkap Kapolsek Bunta Iptu Nanang Afrioko, Senin (6/9/2022).

Akibat bencana alam ini membuat sungai Desa Huhak meluap, dan menyebabkan satu rumah warga hanyut terbawa banjir.

Baca juga: Rangkaian Program Pembangunan Desa Tangguh Bencana DSLNG

Selain itu, sebanyak 3 rumah terendam banjir dengan ketinggian satu meter.

Tak hanya banjir, longsor dan pohon tumbang serta jembatan Desa Huhak yang merupakan penghubung Jalan Trans Sulawesi mengalami kerusakan akibat luapan air sungai dan mengakibatkan arus lalu lintas macet.

“Tim gabungan juga sudah mengevakuasi pengguna jalan untuk melintas dan membersihkan material longsoran menggunakan alat berat milik PT. Dahatama dan Balai Perawatan Jalan PU,” terangnya.

Untuk di Desa Lontio, longsor material pasir dan tanah terjadi di dua titik Jalan Trans Sulawesi mengakibatkan arus lalu lintas macet.

Sedangkan di Desa Koili Luapan air sungai Toima mengakibatkan 23 rumah warga tergenang air dengan ketingian kurang lebih 60-70 cm.

“Untuk di Desa Longgolian sendiri luapan air mengakibatkan longsoran material pasir batu di Jalan Trans Sulawesi. Akibat bencana banjir dan longsor tidak menimbulkan korban jiwa dan hanya menimbulkan kerugian materiil,” bebernya.

Saat ini hujan sudah reda dan penanganan awal tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor dilakukan TNI-Polri bersama unsur terkait dengan melakukan evakuasi warga terdampak.

“Kami mengimbau warga dan pengendara untuk selalu berhati-hati dan waspada mengingat terjadinya kerusakan jalan,” imbaunya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved