DMI Sulteng

DMI Sulteng Genjot Program Peningkatan Kapasitas Imam dan Dai

Peningkatan kapasitas imam dan penceramah merupakan program unggulan PW DMI Sulteng untuk optimalisasi syiar Islam.

Penulis: Citizen Reporter | Editor: mahyuddin
handover
Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah mulai mewujudkan program peningkatan kapasitas imam dan dai/penceramah, dalam rangka mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Kegiatan itu berlangsung di Pondok Pesantren Insan Cita Indonesia, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Sigi. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pimpinan Wilayah (PW) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sulawesi Tengah mulai mewujudkan program peningkatan kapasitas imam dan dai/penceramah, dalam rangka mewujudkan visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid.

"Program ini sudah lama diimpikan, namun baru dapat dilaksanakan DMI Sulteng mulai hari," ucap Sekretaris Umum PW DMI Sulteng Muchtar Ibnu Masud  pada peluncuran pelatihan imam dan dai, di Kabupaten Sigi, melalui rilis terulisnya, Selasa (20/9/2022). 

Muchtar mengatakan, peningkatan kapasitas imam dan penceramah merupakan program unggulan PW DMI Sulteng untuk optimalisasi syiar Islam.

Peningkatan kapasitas itu, kata Muchtar, dilakukan melalui pelatihan yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Insan Cita Indonesia, Desa Kotarindau, Kecamatan Dolo, Sigi.

Pelatihan itu akan dilakukan secara bertahap dalam satu tahun dengan membagi 800 imam dan dai dari 12 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Tengah dalam 10 angkatan.

Baca juga: DMI Sulteng Bentuk Empat Badan Otonomi Optimalkan Pembinaan Umat

Setiap angkatan yang terdiri atas 80 imam dan dai, akan menjalani pembinaan selama 27 hari terhitung mulai 1 September 2022, di Pondok Pesantren Insan Cita Indonesia.

"Sehingga setiap orang dari total 80 orang per angkatan itu memiliki kompetensi untuk menjadi imam dan juga menjadi penceramah," tutur Muchtar.

Ia mengatakan, pembinaan untuk peningkatan kapasitas imam dan dai tersebut merupakan ide dan gagasan besar Ketum DMI Sulteng Ahmad M Ali.

"DMI Sulteng sesuai arahan bapak Ahmad M Ali, adalah rumah besar umat Islam, maka setiap orang dapat bergabung dengan DMI untuk memaksimalkan implementasi visi memakmurkan dan dimakmurkan masjid, salah satunya lewat peningkatan kapasitas imam dan dai," jelas Muchtar.

DMI Sulteng menghadirkan penceramah Ustad Das'ad Latif pada seremonial pembukaan kegiatan tersebut di Sigi.

Das'ad Larif mengingatkan kepada dai agar menyampaikan dakwah yang santun, ramah dan menjunjung tinggi perbedaan yang ada.

"Olehnya dibutuhkan proses pembelajaran dan pendidikan yang baik dan berkesinambungan kepada dai," kata dia.

Das'ad juga mengingatkan kepada imam agar tidak membaca ayat - ayat yang panjang saat menjadi imam shalat berjamaah di masjid atau di tempat - tempat umum.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved