Banggai Hari Ini

Nakes RSUD Salakan Duduki Kantor DPRD Bangkep, Tagih Hutang Jasa Medik sejak 2019

Sejumlah Nakes RSUD Trikora Salakan menduduki Kantor DPRD Bangkep, Selasa (27/9/2022). Mereka menuntut hutang jasa medik sejak 2019 segera dibayarkan.

Penulis: Asnawi Zikri | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Sejumlah Nakes RSUD Trikora Salakan menduduki Kantor DPRD Bangkep, Selasa (27/9/2022). Mereka menuntut hutang jasa medik sejak 2019 segera dibayarkan. 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Asnawi Zikri

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Trikora Salakan menduduki Kantor DPRD Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, Selasa (27/9/2022).

Kedatangan mereka ke gedung wakil rakyat itu untuk menagih hutang jasa medik Nakes RSUD Trikora Salakan yang menunggak sejak 2019 silam.

Informasi yang dihimpun, Para Nakes ini menyeruduk Kantor DPRD Bangkep Jl Bukit Trikora Salakan sejak pukul 08.00 Wita.

Rencanannya mereka akan terus bertahan hingga Rapat Paripurna Penetapan APBD Perubahan Tahun 2022 pada malam nanti.

Sebelumnya Penjabat (Pj) Bupati Bangkep, Ihsan Basir, sempat menyayangkan aksi mogok kerja Nakes yang menyebabkan pelayanan RSUD Trikora Salakan terganggu.

Baca juga: Info Lowongan Kerja Lulusan SMA/SMK Sederajat di Kimia Farma Akhir September 2022, Ini Syaratnya!

Meski begitu, Ia juga menyadari bahwa hak jasa medik para Nakes belum terbayarkan.

Kata dia, anggaran pembayaran jasa medik telah diajukan diusulkan sebesar Rp 12 miliar untuk 2 tahun tunggakan. Pengajuan anggaran itu berdasarkan hasil temuan BPK.

"Anggaran itu bisa dicek ke Bappeda secara keseluruhan. Setahu saya sekitar Rp 12 M untuk 2 tahun penunggakan," ungkap Ihsan Basir kepada TribunPalu.com, Selasa (27/9/2022).

Selain itu, Ihsan Basir mengaku para Nakes juga telah menyampaikan aspirasi ke DPRD Bangkep beberapa waktu lalu, dan hingga saat ini masih diperjuangkan.

"Tapi sebenarnya saya sudah sampaikan ke mereka, ketemu saya sebelum demo. Saya bilang, tidak perlu demo, karena saya pasti akan kembalikan dana itu, meskipun DPRD merasionalisasi. Yang jelas tidak ada alasan apapun yang bisa meninggalkan pelayanan dasar," ungkapnya.

Meski sempat terganggu pada Senin (26/9/2022), Ihsan Basir memastikan pelayanan RSUD Trikora Salakan telah berjalan normal.

Baca juga: Wabup Banggai Mediasi Masalah Perusahaan Nikel dengan Warga Desa Siuna

Sebelumnya, Pelayanan RSUD Trikora Salakan, Kabupaten Bangkep, Sulawesi Tengah dikabarkan dihentikan sementara.

Ini terjadi akibat Nakes yang bertugas di RSUD Trikora Salakan memilih mogok kerja.

Informasi yang beredar di media sosial, pelayanan sempat dihentikan pada Senin 26 September 2022 pukul 15.00 Wita.

Akibatnya, pasien yang membutuhkan penanganan medis terpaksa tidak bisa dilayani.
Pasien bahkan disarankan ke RSUD Luwuk, Kabupaten Banggai agar bisa mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang dihimpun TribunPalu.com, Nakes RSUD Trikora Salakan mogok kerja lantaran jasa medik mereka belum terbayarkan sejak 2019 silam.

Para Nakes sebelumnya telah menyampaikan aspirasi di Kantor DPRD Bangkep, namun belum ada tanda-tanda jasa medik dibayar. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved