Sulteng Hari Ini

Bunda Peduli Stunting Dikukuhkan, Gubernur: Saya Pastikan Anggaran Penanganan Stunting Tahun 2023

Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengkuhkan Bunda Peduli Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Penulis: Jolinda Amoreka | Editor: Haqir Muhakir
Handover
Suasana Pengukuhan Bunda Peduli Stunting Sulawesi Tengah, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (3/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunPalu.com, Jolinda Amoreka

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengkuhkan Bunda Peduli Stunting Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Pengukuhan tersebut bertempat di rumah jabatan Gubernur Siranindi 2, Jalan Moh Yamin Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah. Senin, (3/10/2022).

Tema pelaksanaa pengkuhan Pencegahan Stunting Untuk Generasi Berkwalitas.

Pada kesempatan itu Vera Rompas Mastura , dilantik menjadi Bunda Peduli Stunting Sulawesi Tengah.

Setelah dilantik menjadi Bunda Peduli Stunting Vera Rompas Mastura menyampaikan akan lebih meningkatkan pencegahan stunting melalui 7 Komitmen yang telah ditandatangani bersama.

Baca juga: Operasi Zebra Tinombala di Sulteng, Kapolda: Jangan Sampai Ada Ucapan Buat Sakit Hati Masyarakat

"Saya selanjutnya meminta dukungan dari semua stakeholder dan tim penggerak PKK Kabupaten /Kota Palu yang akan dikukuhkan sebagai Bunda Peduli Stunting," ujar Vera Rompas Mastura.

Ketua Bunda Peduli Stunting Vera Rompas Mastura menyampaikan bahwa stunting merupakan merupakan gangguan pertumbuhan kronis pada anak balita di bawah lima tahun, diakibatkan kurangnya asupan nutrisi dalam waktu yang cukup lama.

Dampak stunting yang bisa dilihat tinggi dan berat badan anak jauh dibawah rata - rata anak seusianya, ini mengakibatkan anak mudah sakit, punya postur tubuh kecil ketika dewasa dan bisa mengakibatkan kematian pada usia dini, stunting juga bisa mempengaruhi kecerdasan anak sehingga akan sulit belajar dan menyerap informasi.

Saya berharap Kepada Gubernur agar dapat memastikan anggaran penanganan stunting tersedia dan lebih dimaksimalkan dan mengajak semua pihak agar terus menjaga kesehatan dan menghindari stunting dengan cara mengolah makanan lokal yang bergizi kepada anak.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur memastikan alokasi anggaran penanganan stunting tahun 2023 tersedia.

"Saya minta kepada Bappeda dan Inspektorat untuk mematikan stunting melalui anggaran penanganan stunting pada 13 OPD yang menangani stunting, diharapkan keseriusan OPD teknis untuk peduli terhadap pencegahan stunting," Ujar Rusdy Mastura.

Dengan alokasi fiskal kita bisa membangun Infrastruktur yang berkualitas dan Program Kesejahtraan Masyarakat. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved