Parimo Hari Ini

Sambut IKN, Sekda Parimo Ajak Daerah di Kawasan Teluk Tomini Duduk Bersama Bahas KEK

Pertemuan itu membahas kesiapan daerah kawasan Teluk Tomini untuk mendukung pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Penulis: Muh Ruliansyah | Editor: mahyuddin
handover
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Zulfinasran mengajak daerah kawasan Teluk Tomini untuk duduk bersama membahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). 

TRIBUNPALU.COM, PARIMO - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Zulfinasran mengajak daerah kawasan Teluk Tomini untuk duduk bersama membahas Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Pembahasan itu disampaikan Zulfinasran saat menjadi narasumber RRI Gorontalo terkait kesiapan daerah kawasan Teluk Tomini mendukung pangan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Harus punya konsep bersama. Berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, bukan berarti kita harus mementingkan diri masing masing," kata Zulfinasran saat dialog melalui zoom metting dalam program Pro aspirasi bersama RRI Gorontalo, dikutip TribunPalu.com, Sabtu (26/11/2022).

Menurutnya, konsep KEK Pangan yang rencana dibuat harus betul tersusun secara sistimatis, tidak ada daerah tertinggal dan tidak ada daerah yang mendahului.

"Kalau mengacu pada keputusan Kepala BPOM tentang kategori Pangan, maka kurang lebih ada 16 pangan di dalamnya. Nah kita setiap daerah tidak punya potensi yang sama, potensi apa yang harus kita miliki, ini harus kita menyadari betul bahwa ada ikon daerah yang harus kita naikkan," jelas Zulfinasran.

Baca juga: Dubes Seychelles Ajak Pemkab Parigi Moutong Kalaborasi Ekpor Ikan, Target Pasar Eropa

Dia memaparkan, dareah yang berada di Alur Laut Kepulauan Indonesia (Alki) III, mulai dari Teluk Tomini sampai Papua harus serius memanfaatkan momentum.

"Sekarang kalau kita membentuk suatu KEK berada pada posisi yang tidak representative maka itu sangat merugikan juga dengan yang lain. Kita semua harus duduk bersama membagi peran siapa dan menangani apa. Ini konsep awal yang kita buat dengan potensi masing masing," kata Zulfinasran.

"Kalau kita semua hanya melakukan atau mengejar KEK harus di mana, di sini atau di situ silakan saja, tetapi kita sama-sama harus sepakat tempatkan di mana KEK ini. KEK ini kan kawasan, kawasan berarti ada daerah daerah tertentu yang kita jadikan satu kesatuan ke dalam KEK," jelasnya menambahkan.(*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved